Lubuklinggau Tribuncakranews. com — Permasalahan yang sempat menyita perhatian publik beberapa waktu lalu kini akhirnya menemui titik terang. Penyelesaian dilakukan melalui pendekatan yang humanis, dengan mengedepankan nilai kekeluargaan, itikad baik, serta semangat saling memaafkan antar pihak.
Pada Rabu (01/04/2026), jajaran Polres Lubuklinggau yang terdiri dari personel Satuan Sabhara, Intelkam, dan Propam mendatangi kediaman orang tua Niko di Jalan Bangka, RT 04, Kelurahan Linggau Ilir, Kota Lubuklinggau.
Kedatangan aparat kepolisian tersebut disambut hangat oleh pihak keluarga. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban, mencerminkan adanya niat tulus dari kedua belah pihak untuk meredam ketegangan dan membangun kembali hubungan yang harmonis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan keluarga, Rah Zainal, HR., S.H., menyampaikan apresiasi atas langkah persuasif yang diambil oleh pihak kepolisian, khususnya Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K. beserta jajaran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan itikad baik dari pihak kepolisian yang telah hadir secara langsung untuk melihat kondisi adinda Niko. Kehadiran ini menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujarnya dengan penuh haru.
Ia juga menambahkan bahwa perhatian tersebut tidak hanya sebatas formalitas, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata, seperti pemberian obat-obatan guna membantu proses pemulihan Niko.
“Ini benar-benar wujud empati yang kami rasakan secara langsung. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjaga, dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.
Dengan tercapainya penyelesaian secara kekeluargaan ini, kedua belah pihak sepakat untuk membuka lembaran baru. Momen ini diharapkan tidak hanya menjadi akhir dari sebuah persoalan, tetapi juga awal dari penguatan nilai-nilai kemanusiaan, saling menghormati, serta kepercayaan di tengah masyarakat.
Semangat rekonsiliasi yang terbangun menjadi pengingat bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, dialog terbuka, dan ketulusan hati. Situasi yang kondusif pun diharapkan terus terjaga demi terciptanya rasa aman dan damai di lingkungan masyarakat. (red/Andi lrawan).













