Pemuda Desa Plaosan Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Olahraga, Tegaskan Perlindungan Aset Desa dan Hak Partisipasi Pemuda

- Kontributor

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan, Tribuncakranews.com — Pemuda Desa Plaosan, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, menyatakan penolakan keras terhadap rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang direncanakan berdiri di atas lapangan olahraga desa. Sikap tersebut disampaikan oleh Pemuda Plaosan Bersatu yang dikoordinatori Iwan Mardianto. Selasa, 20/1/2026.

Menurut Iwan, lapangan olahraga merupakan aset desa strategis yang diperuntukkan bagi kepentingan umum, khususnya pengembangan olahraga, pembinaan generasi muda, serta aktivitas sosial kemasyarakatan. Rencana pendirian bangunan permanen di atas lapangan dinilai bertentangan dengan fungsi awal aset desa dan berpotensi menghilangkan ruang publik bagi pemuda.

“Lapangan adalah sarana olahraga, ruang pembinaan bakat, dan wadah kebersamaan pemuda. Jika dialihfungsikan tanpa kajian dan musyawarah, ini jelas merugikan pemuda dan masyarakat,” tegas Iwan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemuda Plaosan menegaskan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan aset desa tidak boleh dilakukan secara sepihak. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, yang menegaskan bahwa:

Aset desa harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat;

Perubahan pemanfaatan aset desa wajib melalui musyawarah desa;

Pengelolaan aset harus mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan fungsi sosial.

Selain persoalan aset, pemuda juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat—khususnya pemuda—dalam setiap proses pembangunan desa. Partisipasi tersebut merupakan amanat regulasi yang menempatkan pemuda sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

“Kami mendukung penuh pendirian koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Namun jangan sampai pembangunan ekonomi mengorbankan ruang publik dan hak pemuda. Pembangunan harus bijak, tepat lokasi, dan melalui kesepakatan bersama,” lanjutnya.

Sebagai solusi konstruktif, Pemuda Plaosan Bersatu mengusulkan agar pemerintah desa mempertimbangkan pasar desa sebagai lokasi pembangunan KDMP. Pasar desa dinilai belum produktif dan belum memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga lebih tepat untuk direvitalisasi melalui keberadaan koperasi.

Pemuda Plaosan Bersatu mendesak pemerintah desa untuk:

Menunda rencana pembangunan KDMP di lapangan olahraga desa;

Menggelar musyawarah desa terbuka dengan melibatkan pemuda dan masyarakat;

Menyusun kajian pemanfaatan aset desa sesuai ketentuan perundang-undangan;

Menjamin keberlanjutan fasilitas olahraga sebagai ruang publik pemuda.

Pemuda menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan seimbang antara kemajuan ekonomi, perlindungan aset desa, serta keberlangsungan ruang sosial masyarakat.

Penulis : Red/Tim/Lulu

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke 2 Ops Ketupat Candi 2026, peningkatan arus mulai terasa di ruas Tol Ungaran
Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa
Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga
Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi
Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026
Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini
Kebakaran Rumah di Kampung Cikolotok Barukaliki Berhasil Dipadamkan Damkar Bungbulang dan Warga
Polres Semarang Dirikan 8 Pos Pengamanan, 510 Personel Siap Layani Pemudik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:26 WIB

Hari ke 2 Ops Ketupat Candi 2026, peningkatan arus mulai terasa di ruas Tol Ungaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:57 WIB

Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:33 WIB

Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05 WIB

Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini

Berita Terbaru