DUGAAN KEKERASAN ANAK DI DAYCARE YOGYA PANIKAN MASYARAKAT – KOMUNITAS SERU POLISI SELIDIKI TUNTAS DAN ORANG TUA WASPADAI

- Kontributor

Minggu, 26 April 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, Tribuncakranews. com 26 April 2026 – Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Yogyakarta telah memicu gelombang keprihatinan yang meluas di tengah masyarakat. Insiden ini menjadi peringatan keras bagi seluruh orang tua untuk tidak lagi hanya terpikat oleh janji manis atau biaya murah dalam memilih tempat penitipan anak, terutama bagi balita yang sangat rentan.

KOMUNITAS HUKUM MENGUTUK KERAS

Dalam konferensi pers yang digelar pada hari ini minggu 26 – 04 2026 di kantor Advokat Eshar dan Rekan, Yusuf Randie.S.H – Ketua Dopper Shooting Club sekaligus Direktur kantor Advokat tersebut – mengutuk dengan tegas perilaku oknum pengasuh yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji. Didampingi istri, Ibu Tri Hartati.S.H, Yusuf menyatakan bahwa tindakan tersebut menunjukkan hilangnya hati nurani dalam menjaga anak-anak yang dipercayakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para pengelola daycare – mulai dari ketua yayasan, kepala sekolah hingga pengasuh – telah mendapatkan amanah yang sangat berharga dari orang tua. Namun justru mereka mengecewakan bahkan membahayakan keselamatan anak,” tegas Yusuf.

Ia berharap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. “Anak-anak adalah masa depan bangsa, setiap bentuk kekerasan terhadap mereka harus mendapatkan konsekuensi hukum yang berat,” tambahnya.

SERUAN KE PEMANGKU KEWAJIBAN 

Yusuf Randie.S.H juga menyampaikan permintaan langsung kepada pihak kepolisian. “Kami mengharapkan Polresta Yogyakarta dan Polda DIY segera melakukan penyelidikan mendalam dan menyeluruh. Semua pihak yang terlibat harus diteliti tuntas agar keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarga mereka,” pungkasnya.

PETUNJUKAN PENTING UNTUK ORANG TUA

Yusuf juga memberikan panduan penting bagi orang tua dalam memilih tempat penitipan anak:

“Sangat penting bagi orang tua untuk tidak tergiur janji atau biaya murah. Pertama, pastikan tempat tersebut memiliki izin operasional yang jelas dan resmi. Kedua, cek lingkungan sekitar dan tanya langsung kepada warga mengenai reputasi tempat tersebut,” ungkapnya.

Menambahkan poin penting, Ayup Oktavian Putra Bahtiyar.S.H sebagai perwakilan YLBH Dopper menyampaikan bahwa faktor keamanan dan kenyamanan tidak boleh diabaikan. “Orang tua harus memastikan fasilitas aman dan lingkungan mendukung kesehatan psikologis anak. Pengawasan tidak boleh pernah putus, baik di daycare, keluarga, maupun tetangga,” jelasnya.

Bapak Tias Sigit Kusumo Putro, pengurus Yayasan Cahaya Baru Dopper, menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan anak di wilayah DIY.

ACARA DI HADIRI MEDIA MASSA 

Konferensi pers yang dihadiri oleh sejumlah awak media ini ditutup dengan harapan bahwa kasus ini akan segera menemukan titik terang, serta menjadi dasar untuk membangun standarisasi layanan penitipan anak yang lebih ketat dan aman.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Jateng dan Polres Boyolali Perkuat Sinergi Media dengan Polri
AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum Resmi Jabat Kapolres Purworejo, Gantikan AKBP Windy Syafutra
PW PWI-LS Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi, Satukan Langkah Seluruh Lembaga
PT.IKN( Inovasi Kota Nusantara) Rawalo Banyumas Harus Tetap Jalankan Keputusan Tutup Sementara 
Ibu Korban Penganiayaan di Kampus UHB Banyumas Sangat Marah dan Kecewa…. Jaksa Cuma Tuntut 3 Bulan Percobaan
Danrem 072/Pamungkas Ikuti Rakornis TMMD ke-130, Perkuat Sinergi Bangun Desa
Polsek Ampel Hadir, Warga Ngadirojo Terima Bantuan Air Bersih
Publik Sorot Lambatnya Respon & Belum ditahannya Pelaku oleh Polres Salatiga, Menanggapi Viralnya Video Pengroyokan dengan Linggis di Salatiga
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:20 WIB

SMSI Jateng dan Polres Boyolali Perkuat Sinergi Media dengan Polri

Kamis, 17 September 2026 - 20:59 WIB

AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum Resmi Jabat Kapolres Purworejo, Gantikan AKBP Windy Syafutra

Kamis, 17 September 2026 - 20:37 WIB

PW PWI-LS Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi, Satukan Langkah Seluruh Lembaga

Kamis, 17 September 2026 - 20:29 WIB

PT.IKN( Inovasi Kota Nusantara) Rawalo Banyumas Harus Tetap Jalankan Keputusan Tutup Sementara 

Kamis, 17 September 2026 - 20:12 WIB

Ibu Korban Penganiayaan di Kampus UHB Banyumas Sangat Marah dan Kecewa…. Jaksa Cuma Tuntut 3 Bulan Percobaan

Berita Terbaru