Yogyakarta, Tribuncakranews.com – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., mengikuti Rakornis TMMD Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 secara daring, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan TMMD serentak di 51 kabupaten/kota.
Rakornis yang digelar Sterad dan dipimpin Waaster Kasad Bidang Pembinaan Teritorial Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., berlangsung di Ruang Katamso Makorem 072/Pamungkas. Kamis (17/9/2026)
Dalam Rakornis tersebut ditegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi, ketahanan pangan, penanganan stunting hingga kepedulian lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk wilayah Kodam IV/Diponegoro, salah satu sasaran TMMD ke-130 berada di Kabupaten Bantul melalui Kodim 0729/Bantul. Pembukaan TMMD dijadwalkan serentak pada 13 Oktober 2026, sementara penutupan pada 11 November 2026.
Sterad menekankan agar seluruh sasaran TMMD dikerjakan berkualitas, tepat waktu dan sesuai kebutuhan riil masyarakat. Sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat juga menjadi kunci agar hasil pembangunan dapat terus dipelihara dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Rakornis turut membahas peluang kolaborasi TNI AD dengan Smile Train Indonesia dalam mendekatkan layanan bagi anak dengan celah bibir dan/atau langit-langit. Jaringan teritorial TNI AD diharapkan dapat membantu proses edukasi, identifikasi, rujukan hingga mobilisasi pasien menuju fasilitas kesehatan.
Danrem 072/Pamungkas bersama jajaran terkait mengikuti seluruh rangkaian pembahasan sebagai langkah memastikan kesiapan pelaksanaan TMMD di wilayah Bantul berjalan terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Turut hadir Pasi Bakti TNI Staf Teritorial Korem 072/Pamungkas Mayor Inf Agus Rahmad, Kasdim 0729/Bantul Mayor Inf Suryadi, unsur Kodim 0729/Bantul, Pemkab Bantul serta Bappeda DIY. (Penrem072Pmk)














