Polrestabes Semarang Bergerak Cepat Tangani Banjir dan Dampak Cuaca Ekstrem, Dua Korban Jiwa Dilaporkan Meninggal

- Kontributor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Semarang, Tribuncakranews.com  – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang pada Jumat malam (15/5/2026), memicu banjir, tanah longsor, tanggul jebol, pohon dan bangunan rusak, hingga memakan korban jiwa di beberapa titik wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Menanggapi situasi tersebut, jajaran Polrestabes Semarang melalui personel di tingkat polsek bersama Bhabinkamtibmas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan lokasi terdampak, membantu evakuasi warga, melakukan pengamanan wilayah, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna meminimalisir dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.

Wilayah terdampak cukup luas, meliputi Kecamatan Ngaliyan, Tugu, hingga Semarang Barat, dengan berbagai jenis kejadian mulai dari luapan sungai, jebolnya tanggul, ambrolnya talud, hingga kerusakan bangunan milik warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah hukum Polsek Ngaliyan, banjir akibat luapan Sungai Plumbon dan Sungai Silandak menggenangi sejumlah kawasan permukiman.

Di Kelurahan Wonosari, banjir merendam Perumahan Mangkang Indah di RW 01, RW 02, dan RW 03 dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter.

Sementara di Kelurahan Ngaliyan, cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah insiden, mulai dari sepeda motor hanyut di kawasan industri Candi, baliho puskesmas ambruk dan menimpa kendaraan, talud lapangan ambrol, longsornya tebing di Jalan Panembahan Senopati, rusaknya atap sekolah MI Baitul Huda akibat terjangan angin, banjir di Kampung Klampisan, hingga longsornya beberapa titik talud sungai dan jalan lingkungan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Purwoyoso. Luapan Sungai Silandak menyebabkan banjir di sejumlah RT dan menyeret beberapa kendaraan roda dua milik warga. Namun dari lokasi inilah petugas juga menemukan seorang korban meninggal dunia berjenis kelamin perempuan tanpa identitas yang diduga terseret arus banjir.

Korban yang sebelumnya ditemukan pada pukul 19.30 WIB di belakang rumah warga di Jalan Sriyatno, RT 02 RW 04, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, akhirnya berhasil teridentifikasi sebagai Wanita Kurnia SM (22), warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara. Berdasarkan hasil pendalaman petugas, korban diketahui saat itu tengah dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan Candi, Kecamatan Ngaliyan, sebelum diduga terseret derasnya arus banjir. Setelah dilakukan olah TKP oleh tim Inafis , jenazah korban kemudian dievakuasi ke untuk proses penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  377 Personel Polres Semarang Amankan Perayaan Paskah 2026, Kapolres Tekankan Pelayanan Humanis dan Optimal

Selain itu, di wilayah Kecamatan Tugu, tepatnya Kelurahan Mangkang Kulon, tanggul Sungai Plumbon dilaporkan jebol sepanjang kurang lebih 48 meter dan mengakibatkan banjir limpasan ke permukiman warga.

Dalam kejadian tersebut, seorang warga lanjut usia bernama Mbah Maryam (71) dilaporkan hanyut terseret arus. Hingga malam hari, tim gabungan dari TNI-Polri, SAR, PMI, BPBD, dan relawan masih melakukan pencarian terhadap korban.

Sementara itu di wilayah Semarang Barat, luapan Sungai Silandak juga mengakibatkan dua titik tanggul jebol di Kelurahan Kembangarum, merendam rumah warga, serta memaksa puluhan warga mengungsi ke posko darurat. Beberapa titik lain seperti Kalibanteng Kulon dan Krapyak juga turut terdampak.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, dalam keterangannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan sementara, banjir dan bencana hidrometeorologi yang terjadi semalam tersebar di sejumlah kecamatan dengan dampak paling signifikan berada di wilayah Ngaliyan, Tugu, dan Semarang Barat.

“Personel Polrestabes Semarang bersama jajaran polsek sejak malam telah bergerak melakukan patroli, pemantauan debit air, membantu evakuasi warga, serta berkoordinasi dengan BPBD dan unsur terkait. Dari hasil pendataan sementara terdapat sejumlah titik banjir akibat luapan Sungai Plumbon dan Sungai Silandak, kerusakan infrastruktur, serta dua korban jiwa akibat terseret arus banjir. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar Kompol Riki.

Hingga Sabtu dini hari, personel gabungan dari Polrestabes Semarang bersama TNI, BPBD, PMI, relawan, serta unsur pemerintah daerah masih terus berada di lokasi terdampak untuk membantu warga melakukan pembersihan material sisa banjir, mengevakuasi barang-barang milik warga, serta menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Kehadiran aparat di lapangan juga difokuskan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan di sejumlah titik rawan di Kota Semarang.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polrestabes Semarang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat dan Humanis, Anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan Berhasil Temukan HP Wisatawan yang Jatuh ke Laut di Dermaga Pulau Pari
Lewat Sabtu Peduli, Polda Metro Jaya Perkuat Kolaborasi dengan Sabuk Kamtibmas
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Tawuran di Kosambi, Parang 1 Meter Disita
Pelaku Pencurian Honda Beat di Pajang Berhasil Diamankan Tim Opsnal Polresta Surakarta
Sukseskan TMMD Kodim 0733/KS Wates Kota Semarang Pengurus LDII Ikut Garap Saluran Air, Jembatan Dan Musholla
Kepedulian TMMD Hadirkan Jamban Layak untuk Ibu Sri di Desa Puro
Hari ini Koramil 03 Serengan & Warga RT 01/09 Serengan Panen Raya Pisang dan Singkong
Hari ini Koramil 03 Serengan & Warga RT 01/09 Serengan Panen Raya Pisang dan Singkong
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:02 WIB

Respons Cepat dan Humanis, Anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan Berhasil Temukan HP Wisatawan yang Jatuh ke Laut di Dermaga Pulau Pari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

Lewat Sabtu Peduli, Polda Metro Jaya Perkuat Kolaborasi dengan Sabuk Kamtibmas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:52 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Tawuran di Kosambi, Parang 1 Meter Disita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:45 WIB

Pelaku Pencurian Honda Beat di Pajang Berhasil Diamankan Tim Opsnal Polresta Surakarta

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:23 WIB

Sukseskan TMMD Kodim 0733/KS Wates Kota Semarang Pengurus LDII Ikut Garap Saluran Air, Jembatan Dan Musholla

Berita Terbaru