Dukung Ketahanan Pangan Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pati Produktif Budidaya Kangkung

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Pati, Ttibuncakranews.com  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati terus berkomitmen memberikan bekal kemampuan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program pembinaan kemandirian yang tengah berjalan sukses adalah pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman pangan, khususnya sayur kangkung.

Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengisi waktu luang para warga binaan, melainkan sebagai langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membekali mereka dengan keterampilan agribisnis yang mumpuni.

Dengan bimbingan langsung dari petugas Lapas, para WBP diajarkan teknik bertani secara runtut, mulai dari pengolahan tanah, penyemaian benih, perawatan harian, hingga masa panen. Penggunaan pupuk organik dan perawatan yang intensif membuat tanaman kangkung di Lapas Pati tumbuh subur dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan pasar luar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari asimilasi dan edukasi agar WBP memiliki mentalitas yang produktif.

Baca Juga:  Budidaya Lele di Lapas Pati, 5.000 Benih Ditebar untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan

“Kami ingin memastikan bahwa setelah bebas nanti, para warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa menjadi modal mereka untuk membuka usaha mandiri atau bekerja di sektor pertanian. Budidaya kangkung ini adalah salah satu bukti bahwa keterbatasan ruang bukan halangan untuk tetap produktif,” ujarnya.

Selain memberikan keterampilan teknis, aktivitas bercocok tanam ini juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi para WBP. Kegiatan di luar ruangan seperti ini terbukti mampu mengurangi tingkat stres dan menjalin rasa kebersamaan yang sehat di antara mereka. Hasil panen dari budidaya kangkung ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, serta sebagian dipasarkan ke masyarakat sekitar. Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas IIB Pati membuktikan fungsinya sebagai wadah edukatif yang humanis dalam mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Lapas Pati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Tersangka Penganiayaan Intervensi Proses Penyidikan
Pangdam IV/Diponegoro Dukung Panen Raya TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Petani Ditemukan Meninggal di Sawah, Tim Pamapta dan Inafis Polres Sragen Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Sinergi Polsek Masaran dan Resmob Polres Sragen Berhasil Selamatkan Motor Korban
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Panen Raya Tebu Serentak di Lanud Adisutjipto
Ahli Waris Siapkan Perlawanan Hukum, PN Kendal Laksanakan Constatering Objek Eksekusi di Weleri
POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR
Isu Hubungan Khusus DPRD-KPU Tanah Bumbu Viral, H. Syamsani: Demi Marwah Lembaga, Silakan Mundur
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:59 WIB

Keluarga Tersangka Penganiayaan Intervensi Proses Penyidikan

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:15 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dukung Panen Raya TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:46 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Sawah, Tim Pamapta dan Inafis Polres Sragen Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:43 WIB

Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Sinergi Polsek Masaran dan Resmob Polres Sragen Berhasil Selamatkan Motor Korban

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:19 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Panen Raya Tebu Serentak di Lanud Adisutjipto

Berita Terbaru