Petani Ditemukan Meninggal di Sawah, Tim Pamapta dan Inafis Polres Sragen Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

- Kontributor

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, Tribuncakranews.com  – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Sragen dalam menangani penemuan seorang petani yang meninggal dunia di area persawahan Dukuh Jengglong, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (16/7/2026) sore.

Tim Pamapta bersama personel Polsek Sumberlawang dan Unit Inafis Polres Sragen langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memastikan penyebab kematian korban secara profesional.

Korban diketahui bernama Surojoyo Sukiman (65), warga Dukuh Jengglong, Desa Mojopuro, yang ditemukan dalam posisi terlungkup di tengah areal persawahan sekitar pukul 16.00 WIB oleh saudaranya yang memiliki lahan bersebelahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui korban tergeletak, saksi segera mendekat dan mendapati korban sudah tidak bernyawa. Bersama warga, korban kemudian dipindahkan ke jalan pematang sawah sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sumberlawang.

Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Sumberlawang bersama Tim Pamapta Polres Sragen dan Unit Inafis segera mendatangi lokasi. Petugas langsung mengamankan area, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Sumberlawang untuk pemeriksaan jenazah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sumberlawang menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur guna memastikan penyebab meninggalnya korban sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga:  Polres Wonogiri Bersinergi dengan Dinkes Siapkan Cek Kesehatan Bhabinkamtibmas melalui X-Ray Portabel

“Hasil pemeriksaan di lokasi oleh Tim Inafis Polres Sragen bersama tenaga medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat sakit, yang mengarah pada gangguan jantung,” jelas Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan diketahui, sebelum ditemukan meninggal, korban sejak pagi melakukan aktivitas mengairi lahan jagung menggunakan mesin diesel penyedot air. Sekitar pukul 11.00 WIB korban sempat pulang ke rumah, kemudian kembali ke sawah sekitar pukul 12.00 WIB untuk melanjutkan pekerjaannya.

Petugas juga memperoleh informasi dari keluarga dan saksi bahwa korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi badan kurang sehat dan pernah berobat karena merasa masuk angin.

Pemeriksaan medis menemukan luka melepuh pada lengan kiri dan betis kiri yang diduga terjadi akibat paparan terik matahari, mengindikasikan korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.

Tidak ditemukan luka maupun tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Usai proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kehadiran Tim Pamapta, Inafis, personel Polsek Sumberlawang, serta tenaga kesehatan memastikan seluruh proses penanganan berlangsung cepat, profesional, dan sesuai standar operasional, sehingga penyebab kematian korban dapat dipastikan tanpa menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Tersangka Penganiayaan Intervensi Proses Penyidikan
Pangdam IV/Diponegoro Dukung Panen Raya TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Sinergi Polsek Masaran dan Resmob Polres Sragen Berhasil Selamatkan Motor Korban
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Panen Raya Tebu Serentak di Lanud Adisutjipto
Ahli Waris Siapkan Perlawanan Hukum, PN Kendal Laksanakan Constatering Objek Eksekusi di Weleri
POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR
Isu Hubungan Khusus DPRD-KPU Tanah Bumbu Viral, H. Syamsani: Demi Marwah Lembaga, Silakan Mundur
Kuasa Hukum TF Desak Polres Tebingtinggi, Gelar Perkara Dugaan Laporan Tindak Pidana Perzinahan inisial MA dan Inisial AA
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:59 WIB

Keluarga Tersangka Penganiayaan Intervensi Proses Penyidikan

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:15 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dukung Panen Raya TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:46 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Sawah, Tim Pamapta dan Inafis Polres Sragen Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:43 WIB

Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Sinergi Polsek Masaran dan Resmob Polres Sragen Berhasil Selamatkan Motor Korban

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:19 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Panen Raya Tebu Serentak di Lanud Adisutjipto

Berita Terbaru