Alami Rem Blong Turunan Umbul Sidomukti, 1 Keluarga Pengendara Sepeda Motor Terperosok Ke Kebun Warga

- Kontributor

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Polres Semarang_Polda Jateng.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Umbul Sidomukti, tepatnya di turunan Mrigen Ds. Sidomukti, Kec. Bandungan, Kamis 26 Maret 2026 sekitar pukul 10.15 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy K 4734 PR yang mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun.

Peristiwa tersebut menimpa seorang wisatawan bernama Widyanti (34 Th), warga Pedurungan Kota Semarang, yang saat itu tengah berboncengan dengan suaminya, Roy (34 Th), serta anak perempuan mereka berusia 5 Tahun. Ketiganya diketahui hendak kembali usai menginap di kawasan wisata pegunungan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat korban melintasi turunan Mrigen yang dikenal cukup curam. Diduga, sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi optimal akibat panas berlebih, hingga akhirnya sepeda motor tidak dapat dikendalikan dan terjatuh ke kebun milik warga.

Akibat kejadian tersebut, Widyanti mengalami luka, sementara suami dan anaknya selamat. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat panik dan tidak berani melakukan evakuasi, sehingga segera melaporkan kepada petugas Pos Pengamanan (Pospam Bandungan).

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pospam bersama petugas dari kawasan wisata langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi korban menggunakan kendaraan operasional menuju RS Ken Saras untuk mendapatkan penanganan medis.

Suami korban, Roy, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian dirinya sudah merasakan adanya gangguan pada sistem pengereman.

“Saat di turunan, kami sudah merasa rem mulai tidak pakem, bahkan sekitar 50 meter sebelum lokasi sudah terasa blong. Padahal sebelumnya sempat kami guyur air, tapi karena kondisi jalan ramai dan harus sering mengerem, akhirnya tidak berfungsi,” ungkapnya.

Roy juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas di lapangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada petugas Pospam, media dan warga sekitar yang cepat membantu. Penanganannya sangat cepat sehingga istri saya bisa segera dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Kapospam Bandungan, AKP Solekhan, SH., MH., menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami mengedepankan respons cepat dalam setiap laporan. Anggota segera menuju lokasi, melakukan evakuasi, dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga sekitar menyebut bahwa lokasi turunan Mrigen memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan, khususnya bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan medan.

“Di sini memang sering kejadian, apalagi kalau kendaraan matik dan rem tidak siap. Tadi warga tidak berani evakuasi karena korban terlihat kesakitan, jadi langsung lapor petugas,” ujarnya.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bandungan, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur menurun dan berkelok. Pengendara diminta menghindari terlalu sering menggunakan rem, terutama saat berada di belakang kendaraan lain yang melaju lambat, karena dapat menyebabkan rem panas hingga berujung blong.

Selain itu, pengemudi juga disarankan memanfaatkan tong air yang disediakan sepanjang jalur wisata serta memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur wisata pegunungan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan, tetapi juga kesiapan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi, terutama di jalur ekstrem seperti kawasan wisata pegunungan.

 

Jk_Zed.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda DIY Raih Pemred Award 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Publik yang Transparan
Kapolda DIY Raih Pemred Award 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Publik yang Transparan
Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers
Gotong Royong Bangun Rumah Warga, Babinsa Nogosari Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Mandor Penyapuan UPT Pelayanan Persampahan DLHK Pekanbaru, Anifam Memberikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan yang Beredar Dinilai Tidak Berimbang 
Warga Bambankerep Meriahkan HUT Ke-81 RI dengan Lomba Catur Antar-RT
Brimob Polda Riau Kawal Riau Bhayangkara Run 2026, Wujudkan Semangat Green Policing Lewat Aksi Bersih Lingkungan
*Petani Desa Madura Apresiasi Pengawasan Ketat BBWS Citanduy dalam Proyek Irigasi D.I Cilacap
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:56 WIB

Kapolda DIY Raih Pemred Award 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Publik yang Transparan

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:49 WIB

Kapolda DIY Raih Pemred Award 2026, Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Publik yang Transparan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pernyataan Warsito di Media Sosial Tuai Sorotan, GMOCT Tegaskan Pentingnya Etika Pers dan Penghormatan terhadap Kemerdekaan Pers

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:55 WIB

Gotong Royong Bangun Rumah Warga, Babinsa Nogosari Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:19 WIB

Mandor Penyapuan UPT Pelayanan Persampahan DLHK Pekanbaru, Anifam Memberikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan yang Beredar Dinilai Tidak Berimbang 

Berita Terbaru