Aliansi Peduli Lingkungan Purworejo Datangi Sejumlah Instansi, Pertanyakan Penanganan Tambang Ilegal

- Kontributor

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Aliansi Peduli Lingkungan Hidup (APLH) DPC Kabupaten Purworejo mendatangi sejumlah instansi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mempertanyakan keseriusan penanganan tambang ilegal yang dinilai tidak menunjukkan progres berarti.

Instansi yang didatangi meliputi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purworejo, Kantor DPRD Kabupaten Purworejo, Polres Purworejo, serta Kejaksaan Negeri Purworejo.

Di DLH, rombongan aliansi diterima oleh Kepala Bidang Lingkungan Hidup. Dalam pertemuan itu, APLH menyoroti kinerja tim terpadu yang dinilai belum memberikan hasil maksimal dalam menangani aktivitas tambang ilegal di berbagai titik wilayah Purworejo. Pihak DLH menyebut seluruh masukan dan kritik akan disampaikan kepada Kepala Dinas untuk ditindaklanjuti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai dari DLH, aliansi bergerak ke Kantor DPRD Kabupaten Purworejo untuk mempertanyakan tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan tambang ilegal. Namun kedatangan mereka belum membuahkan hasil karena Sekretaris Dewan (Sekwan) tidak berada di tempat. Pihak DPRD berjanji menjadwalkan ulang pertemuan pada hari berikutnya.

Aliansi kemudian mendatangi Polres Purworejo guna meminta kejelasan perkembangan laporan masyarakat terkait aktivitas tambang ilegal. Mereka mendesak aparat bertindak tegas, transparan, serta tidak tebang pilih dalam penegakan hukum di sektor pertambangan.

Rangkaian audiensi ditutup di Kejaksaan Negeri Purworejo. Dalam kesempatan tersebut, aliansi menanyakan progres surat tertulis yang dijanjikan pihak kejaksaan terkait penanganan tambang ilegal. Humas Kejaksaan Negeri Purworejo, Adnan, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan antara aliansi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purworejo.

APLH menegaskan akan terus mengawal persoalan tambang ilegal hingga ada langkah nyata dari para pemangku kepentingan, demi menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah kerusakan lebih luas di Kabupaten Purworejo.

Penulis : Marjono

Editor : Agus SN/Redaksi

Sumber Berita: Tim/Red

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solidaritas Pascabencana, Lendeng N D’Gank Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasirhalang
Kerja Keras Polres Simalungun Layak Di Apresiasi,Pembunuhan Berencana Remaja 15 Tahun di PT. Bridgestone di Tuntut 10 Tahun Penjara di PN Simalungun
Di Balik Antrian Traga Box di SPBU Tengaran 44.507.01: Sopir Akui Armada Milik Yudi
Dana Desa Ratusan Juta Diduga Raib di Tanjungmulya, Sejumlah Program Tak Berwujud
Polres Purworejo Catat Sejarah, Gelar Pelatihan Safety Driving Perdana untuk Pengemudi MBG
Warga Marga Bakti Tewas Mati Terbunuh Cekcok Diduga Dianiaya Tetangga Sendiri
Pohon Pete 15 Meter Melintang Jalan Raya Solo–Semarang, Polsek Tengaran Lakukan Evakuasi Cepat
Mencoba Masukkan Tembakau Gorila di Lapas, Polres Semarang Amankan Warga Bandungan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:05 WIB

Solidaritas Pascabencana, Lendeng N D’Gank Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasirhalang

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:22 WIB

Kerja Keras Polres Simalungun Layak Di Apresiasi,Pembunuhan Berencana Remaja 15 Tahun di PT. Bridgestone di Tuntut 10 Tahun Penjara di PN Simalungun

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:04 WIB

Dana Desa Ratusan Juta Diduga Raib di Tanjungmulya, Sejumlah Program Tak Berwujud

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:10 WIB

Polres Purworejo Catat Sejarah, Gelar Pelatihan Safety Driving Perdana untuk Pengemudi MBG

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:06 WIB

Warga Marga Bakti Tewas Mati Terbunuh Cekcok Diduga Dianiaya Tetangga Sendiri

Berita Terbaru