Bangunan Diduga Mengalami Kerusakan Dini, Pekerja Terlihat Tak Lengkap Gunakan APD

- Kontributor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB MAGELANG | TRIBUNCAKRANEWS.COM — Rabu, 7/10/2026. Proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jalan Pagergunung, Sawahan, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi sorotan. Proyek yang menggunakan anggaran daerah hingga miliaran rupiah tersebut diduga menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari kondisi fisik bangunan, transparansi dokumen anggaran, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan adanya sejumlah titik bangunan yang disebut perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Beberapa bagian fisik bangunan diduga menunjukkan ketidaksesuaian atau kerusakan dini, meski fasilitas tersebut belum sepenuhnya beroperasi secara optimal.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RAB Jadi Sorotan

Selain kondisi fisik, keterbukaan informasi terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek juga menjadi perhatian.

Sejumlah pihak meminta agar dokumen yang berkaitan dengan penggunaan anggaran pembangunan tersebut dapat dibuka sesuai mekanisme keterbukaan informasi yang berlaku, sehingga masyarakat dapat mengetahui besaran anggaran, spesifikasi pekerjaan, volume pekerjaan, serta komponen pembiayaannya.

Namun, dugaan ketidaksesuaian tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran atau kerugian negara tanpa adanya pemeriksaan teknis, audit, serta klarifikasi dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas proyek.

Pekerja Diduga Abaikan K3, APD Tak Lengkap

Persoalan lain yang terlihat di lapangan berkaitan dengan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Saat pemantauan berlangsung, terlihat sejumlah pekerja berada di area proyek dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tidak lengkap.

Baca Juga:  Forkopimcam Bungbulang Laksanakan Apel Dilanjut Patroli Pantau Situasi

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pekerjaan konstruksi memiliki risiko keselamatan, terlebih proyek berada di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.

Penerapan K3 semestinya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, bukan sekadar formalitas administratif.

Publik Minta Pemeriksaan Independen

Sejumlah elemen masyarakat mendorong agar proyek tersebut tidak hanya diperiksa dari sisi administrasi, tetapi juga dilakukan pemeriksaan teknis terhadap kualitas dan kesesuaian bangunan.

Beberapa hal yang menjadi sorotan antara lain:

1. Keterbukaan dokumen RAB dan dokumen kontrak sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Pemeriksaan volume dan spesifikasi material oleh pihak independen.

3. Pemeriksaan terhadap titik-titik bangunan yang diduga mengalami kerusakan atau ketidaksesuaian.

4. Evaluasi penerapan K3 dan penggunaan APD oleh seluruh pekerja.

5. Audit penggunaan anggaran apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Masyarakat juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan terbuka mengenai nilai proyek, pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, jangka waktu pelaksanaan, spesifikasi teknis, serta progres pekerjaan.

Pasalnya, pembangunan fasilitas kesehatan menggunakan uang publik dan hasil akhirnya berkaitan langsung dengan aspek keselamatan serta pelayanan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, pihak RSUD maupun kontraktor perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi atas temuan dan dugaan yang muncul di lapangan. Awak media terbuka terhadap hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait.

Team/Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keuntungan, Pertalite Bersubsidi Diduga Ditimbun dan Dijual Rp12 Ribu per Liter
Aksi Sigap Petugas UPT Damkar Bungbulang Jinakkan Si Jago Merah, Selamatkan Permukiman Warga dari Kebakaran Hebat
Aksi Cekatan Petugas Damkar Bersama Tim Gabungan Evakuasi Kucing Masuk Sumur di Pameungpeuk
Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Hak Veteran Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata
Tim Antawirya UNDIP Juara 1 pada Dua Kategori KMHE 2026
Dorong Kesejahteraan Petani, FPIK UNDIP dan SPPQT Produksi Beras Sehat Parboiled LGI Berbasis Green and Blue Farming
DIDUGA Salah Layani Kendaraan, CCTV Ungkap Pengisian Solar Subsidi di SPBU 44.501.03 Jalan Raya Kaligawe
Tongkat Komando Polres Sragen Bergulir, AKBP Heru Antariksa Cahya Resmi Pimpin Bumi Sukowatim
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Demi Keuntungan, Pertalite Bersubsidi Diduga Ditimbun dan Dijual Rp12 Ribu per Liter

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Bangunan Diduga Mengalami Kerusakan Dini, Pekerja Terlihat Tak Lengkap Gunakan APD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Aksi Sigap Petugas UPT Damkar Bungbulang Jinakkan Si Jago Merah, Selamatkan Permukiman Warga dari Kebakaran Hebat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Aksi Cekatan Petugas Damkar Bersama Tim Gabungan Evakuasi Kucing Masuk Sumur di Pameungpeuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Hak Veteran Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata

Berita Terbaru