Dibawah Langit Bungbulang, Garuda Mengepak Sayap dalam Khidmat, Upacara Hari Lahir Pancasila 

- Kontributor

Senin, 1 Juni 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews. com 

Ketika kabut pagi perlahan terangkat dari perbukitan Bungbulang, menyisakan hawa sejuk yang menusuk tulang, ratusan pasang mata tertuju pada satu titik, selembar kain merah putih yang siap naik dari tiang yang menjulang.

Di tengah keheningan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tingkat Kecamatan Bungbulang sukses digelar dengan penuh khidmat, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap jiwa yang hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Upacara yang dipusatkan di Lapangan Upacara SMA Islam Cikuya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut ini bukan sekadar rutinitas tahunan di atas kertas. Sejak pukul 07.00 WIB, riuh rendah langkah kaki para peserta—mulai dari barisan tegak personil TNI-Polri, para abdi negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, hingga riak semangat dari ratusan pelajar—telah memadati lapangan. Mereka hadir dengan satu tujuan, merawat ingatan tentang fondasi bangsa, Hari Senin (1/6/2026).

​Detik-detik yang menggetarkan

​suasana berubah menjadi sakral saat komandan upacara memasuki lapangan. Jantung perayaan ini berdenyut kencang ketika pasukan pengibar bendera (Paskibra) melangkah dengan formasi presisi. Langkah kaki mereka yang serentak menepuk bumi Bungbulang seolah menjadi simbol keteguhan generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.

​Saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, seluruh peserta upacara memberikan hormat terbaiknya. Merah Putih berkibar dengan anggun, membelah langit Bungbulang yang mulai benderang oleh cahaya matahari pagi.

Baca Juga:  Hari Santri ​Pecah Rekor 2026! Kecamatan Cigedug Sukses Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu untuk 108 Pasangan

​Camat Bungbulang, Benni Yandiana, S.Sos.,A.Kp., M.Si selaku Inspektur Upacara, dalam amanatnya menyampaikan pesan yang membakar semangat. Beliau menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar teks mati untuk dihafal, melainkan energi hidup yang harus diwujudkan dalam gotong royong sehari-hari, khususnya dalam membangun wilayah Bungbulang yang sejahtera dan damai.

​”Pancasila adalah titik temu kita. Di tengah perbedaan, di sinilah kita berdiri bersama sebagai satu keluarga besar Bungbulang, dan sebagai satu bangsa, Indonesia,” ujar Camat Bungbulang dalam pidatonya yang disambut anggukan khidmat dari para peserta upacara.

​Kesuksesan dan kelancaran acara ini tidak lepas dari sinergi luar biasa. Kedisiplinan para peserta, kesigapan aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Bungbulang, serta antusiasme warga yang menyaksikan dari pinggir lapangan menciptakan harmoni yang sempurna.

Tidak ada kendala berarti, semua prosesi mengalir dari awal hingga doa penutup dipanjatkan.

​Selesainya upacara ditandai dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang hangat. Senyum merekah di wajah para peserta yang hadir, melihat estafet nilai-nilai Pancasila masih terjaga erat di tangan generasi penerus.

​Dari Bungbulang, sebuah kecamatan yang subur di Garut Selatan, pesan persatuan itu bergema keras hari ini, bahwa selama Pancasila hidup di dalam dada warganya, maka Indonesia akan tetap berdiri kokoh menantang zaman.

​

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penegakan Hukum terhadap Korporasi yang Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan
Camat Kedungbanteng Sosialisasikan UHC Banyumas di Haul Massal dan Peringatan Hari Santri 2026
Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan, Abdul Manan dan Sekjen AJI Soroti Tata Kelola HPN, Dorong Dewan Pers Jadi Penanggung Jawab
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Awarding Night Karang Taruna 2026, Untuk Mendorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan
Kapolres Semarang Shalat Jumat Keliling, ajak warga lapor 110 apabila temuin gangguan Kamtibmas.
Jadikan Live TikTok sebagai Sarana Judi Online, Seorang Pria di Kudus ditangkap Polda Jateng
Berlaga di Satria Data 2026, 7 Tim Mahasiswa UNDIP Siap Tampil Optimal
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Yang Dilakukan Oleh Orang Tua Angkat di Pati Disorot, Respons Pemerintah Desa Karangwotan Dipertanyakan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Penegakan Hukum terhadap Korporasi yang Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Camat Kedungbanteng Sosialisasikan UHC Banyumas di Haul Massal dan Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan, Abdul Manan dan Sekjen AJI Soroti Tata Kelola HPN, Dorong Dewan Pers Jadi Penanggung Jawab

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Awarding Night Karang Taruna 2026, Untuk Mendorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Kapolres Semarang Shalat Jumat Keliling, ajak warga lapor 110 apabila temuin gangguan Kamtibmas.

Berita Terbaru