Diduga Halangi Pengurusan SHGB Senilai Rp240 Miliar, Kasi Sengketa BPN Kabupaten Semarang Dilaporkan ke KPK

- Kontributor

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB SEMARANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM  – Kepala Seksi (Kasi) Sengketa Pertanahan BPN/ATR Kabupaten Semarang, Edy, resmi dilaporkan ke sejumlah lembaga tinggi negara atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan (abuse of power).

Laporan resmi tertanggal 26 Juni 2026 tersebut dilayangkan oleh ADV. Dr. Roni Rinto N. MDR. SH, MH., seorang peneliti dan investigator hukum yang bertindak sebagai pelapor.

Tidak main-main, surat laporan bernomor 007-SS/INSSMG/26-VI/26 ini ditujukan langsung kepada Kepala Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Intelijen, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), serta jajaran pimpinan BPN Kanwil Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duduk Perkara dan Dugaan Gratifikasi

Kasus ini bermula dari pengurusan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas lahan bekas PT Nandi Amerta Agung yang berlokasi di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 786 K/PDT.SUS-PAILIT/2025, objek tanah bernilai fantastis—ditaksir mencapai Rp240 miliar—tersebut secara hukum dinyatakan sah milik ahli waris pemohon pailit, H. Achmad Duri, dan bukan merupakan harta pailit (budel pailit).

Dalam laporan tertulisnya, Dr. Roni Rinto selaku pengelola lahan sekaligus pemohon kasasi yang dikabulkan, menyayangkan sikap Terlapor (Edy) yang diduga kuat sengaja menghalangi dan merintangi warga negara serta kurator yang sedang mengurus administrasi SHGB tersebut.

“Terlapor diduga keras terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang tidak memiliki kapasitas hukum (legal standing) terkait sengketa ini. Ada indikasi kuat tindakan ini dilakukan demi mendapatkan imbalan tertentu, baik berupa hadiah maupun janji yang mencederai integritas jabatannya,” ujar Dr. Roni dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  DPC Papera Kendal Kecam Pernyataan Budi Arie, Ingatkan Pentingnya Menjaga Stabilitas Politik Nasional

Keluhan Pelayanan Publik dan Tuntutan Mutasi

Selain dugaan pelanggaran hukum, oknum pejabat BPN tersebut juga dilaporkan atas tindakan arogan dan semena-mena saat melayani masyarakat.

Tindakan tersebut dinilai sangat bertentangan dengan amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mewajibkan aparatur sipil negara bertindak humanis, akuntabel, dan transparan.

Atas dasar pelanggaran tersebut, Pelapor mendesak Kepala Kanwil BPN/ATR Jawa Tengah untuk segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja yang bersangkutan. Pelapor juga memohon agar oknum Kasi Sengketa tersebut segera dipindahtugaskan (mutasi) ke luar Pulau Jawa.

“Kami meminta sanksi tegas berupa pemindahan tugas ke luar Pulau Jawa agar yang bersangkutan dapat belajar menghargai etika birokrasi dan melayani seluruh Warga Negara Indonesia dengan baik,” tegas Dr. Roni.

Pelapor menyatakan telah meneruskan laporan ini ke instansi penegak hukum seperti Kepolisian RI dan Kejaksaan dengan bersandarkan pada Pasal 55 KUHP terkait dugaan turut serta melakukan tindak pidana. Guna memastikan pengawasan berjalan transparan, surat pengaduan ini juga ditembuskan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN, Ombudsman RI, Kapolri, hingga Kejaksaan Agung.

Penulis : Buyung

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: ADV. Dr. RONI RINTO N. MDR. SH, MH.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI
Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara
Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme
Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap
Depo Pencucian Pasir Beroperasi 24 Jam, Timbulkan Keresahan Warga, Surat Pernyataan Hentikan Aktivitas Jadi Sorotan
Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Berisiko Kecelakaan Fatal Seperti Lawan Arus Jadi Prioritas
Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa Pesantren Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap

Berita Terbaru