Diduga Korsleting Listrik, Rumah Limasan di Plupuh Sragen Ludes Terbakar, Pamapta dan Inafis Bergerak Cepat

- Kontributor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen-Jawa Tengah, Tribuncakranews.com  — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah gandhok milik warga di Dukuh Gentan RT 011, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Kamis dini hari (28/5/2026). Kobaran api yang muncul saat sebagian besar warga terlelap itu meludeskan bangunan limasan berbahan kayu dan bambu beserta sejumlah harta benda di dalamnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di rumah milik Suradi (62), seorang petani warga setempat. Api pertama kali diketahui warga saat kobaran mulai membesar dari bagian rumah gandhok yang berada di sebelah rumah utama korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno mewakili Kapolres Sragen menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu saklar di ruang kamar sisi barat bangunan.

“Dari hasil olah TKP bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen dan personel Pamapta, diduga kuat sumber api berasal dari arus pendek listrik atau korsleting pada instalasi saklar di dalam kamar,” terang AKP Catur.

Kebakaran bermula ketika korban bersama istrinya, Partiyem, sedang beristirahat di rumah utama sejak Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Beberapa jam kemudian, warga berteriak membangunkan penghuni rumah setelah melihat api sudah membesar membakar bangunan gandhok.

Warga sekitar bersama perangkat desa dan sejumlah pemuda setempat langsung melakukan upaya pemadaman secara manual sambil menghubungi Polsek Plupuh dan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Tim URC Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Perhiasan Rp28 Juta di Grogol

Tim Pamapta Polres Sragen bersama anggota Polsek Plupuh bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan area kebakaran. Tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba dan berjibaku memadamkan api yang terus membesar akibat material bangunan didominasi kayu dan bambu kering. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.

Dalam kejadian itu, sejumlah barang milik korban turut hangus terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra, satu sepeda angin jenis jangki, almari plastik, peralatan dapur, hingga lima ekor ayam peliharaan.

Selain melakukan pengamanan lokasi, Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen juga melakukan identifikasi serta olah TKP guna memastikan penyebab kebakaran. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel yang mengalami arus pendek, rangka sepeda motor terbakar, rangka sepeda angin, serta puing-puing bangunan.

AKP Catur Agus Yudo Praseno mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah tangga, terutama pada bangunan lama berbahan kayu yang rawan terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama saat malam hari atau ketika rumah ditinggal beristirahat. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah,” tegasnya.

Kecepatan respons personel Pamapta Polres Sragen, Polsek Plupuh, Tim Inafis Satreskrim, serta petugas pemadam kebakaran mendapat apresiasi warga karena berhasil mencegah api merembet ke bangunan rumah lain di sekitar lokasi.

Peristiwa ini kini ditangani Polsek Plupuh bersama Satreskrim Polres Sragen untuk pendalaman lebih lanjut.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas
PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_
Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem
Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 
Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:57 WIB

Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas

Minggu, 1 November 2026 - 18:13 WIB

PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim

Minggu, 1 November 2026 - 18:09 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri

Minggu, 1 November 2026 - 16:52 WIB

_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_

Minggu, 1 November 2026 - 15:00 WIB

Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban

Berita Terbaru