Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Di SPBU Pertamina 44.505.06 Ahmad Yani Ungaran, seorang konsumen bernama M Soleh mengaku mengalami pelayanan yang tidak mengenakkan saat melakukan pengisian BBM pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Menurut keterangan yang diterima, M Soleh melakukan pengisian BBM senilai Rp100.000. Namun setelah pengisian dilakukan, jarum indikator bensin pada kendaraan disebut tidak mengalami kenaikan atau pertambahan sebagaimana mestinya.
Merasa ada kejanggalan, M Soleh kemudian melakukan klarifikasi kepada pihak SPBU. Dalam penjelasannya, salah satu mandor SPBU disebut sempat menyampaikan akan bertanggung jawab dan bersedia mengganti kerugian tersebut. Akan tetapi, tawaran itu ditolak oleh M Soleh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini memunculkan sorotan terkait pelayanan dan ketelitian dalam proses pengisian BBM di SPBU, terutama agar tidak menimbulkan kerugian maupun keresahan bagi konsumen lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak pengelola SPBU terkait dugaan tersebut. Gember (*)













