Dukung Ketahanan Pangan, Dispertan Kendal Bangun Sumur Dalam untuk Petani Pidodokulon

- Kontributor

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Tribuncakranews.com – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) terus berupaya meningkatkan ketersediaan air untuk mendukung sektor pertanian, khususnya dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim tanam padi.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan sumur dalam di Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Pembangunan sarana pengairan pertanian tersebut berlokasi di Legok Sari, tepatnya di area persawahan Blok Bengkok, dengan anggaran dari Dinas Pertanian sebesar Rp100 juta untuk dua sumur dalam.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menjelaskan bahwa program bantuan sarana pengairan tersebut diprioritaskan untuk wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, terutama sebagai persiapan menghadapi musim tanam padi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa kegiatan yang kami khususkan untuk wilayah-wilayah yang memang berpotensi mengalami kekeringan, terutama untuk persiapan penanaman padi. Beberapa wilayah kami berikan bantuan sumur bor, irigasi perpipaan, maupun sumur dalam. Semuanya tergantung kondisi lokasi dan sistem pengairan yang paling memungkinkan,” jelas Pandu.

Ia juga membuka kesempatan bagi desa maupun kelompok tani di wilayah lain yang masih mengalami kendala ketersediaan air untuk mengajukan usulan bantuan kepada Dispertan Kendal.

Pandu meminta masyarakat, kelompok tani, maupun pihak-pihak yang mengetahui adanya kebutuhan sarana dan prasarana pertanian agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada dinas terkait.

“Kami persilakan wilayah lain yang memang membutuhkan untuk menghubungi kami. Nantinya akan kami tindak lanjuti dan berupaya mengusulkannya kepada Kementerian Pertanian. Keluhan terkait sarana dan prasarana pertanian silakan disampaikan kepada kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pandu mengatakan bahwa keterbatasan personel membuat pihaknya tidak selalu bisa melakukan pemantauan setiap hari ke seluruh wilayah Kabupaten Kendal. Karena itu, peran masyarakat, kelompok tani, maupun rekan-rekan media sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan.

Terkait jumlah bantuan yang dapat diberikan dalam satu desa, Pandu menegaskan bahwa penentuannya tidak berdasarkan jumlah desa, melainkan kebutuhan dan jumlah kelompok tani yang memang memerlukan fasilitas pengairan tersebut.

Baca Juga:  GEMPAR! QARI TUNA NETRA CIGEDUG RUKYATKAN EMAS MTQ NASIONAL 2026, JAWA BARAT DIBUAT BANGGA!

“Kalau dalam satu desa terdapat dua kelompok tani yang membutuhkan, ya dua-duanya bisa kami usulkan. Begitu juga kalau ada tiga kelompok yang memang membutuhkan. Jadi, kami melihat kebutuhan kelompok tani, bukan semata-mata berdasarkan jumlah desanya,” terangnya Pandu.

Sementara itu, Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kendal melalui pembangunan sumur dalam tersebut.

Menurut Didik, keberadaan sumur dalam di area persawahan Legok Sari, Blok Bengkok, diharapkan dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air, terutama ketika memasuki musim kemarau dan ketersediaan air irigasi mulai berkurang.

“Alhamdulillah, Desa Pidodokulon mendapatkan bantuan pembangunan dua titik sumur dalam dari Dinas Pertanian dengan anggaran sebesar Rp100 juta. Lokasinya berada di Legok Sari, area persawahan Blok Bengkok. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk sawah,” ujar Didik.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Mukti Tani, Maskur. Ia menyambut baik adanya pembangunan sumur dalam yang dinilai menjadi salah satu solusi untuk membantu mengatasi persoalan pengairan lahan pertanian.

Menurut Maskur, ketersediaan air merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan budidaya tanaman padi. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan petani dapat lebih terbantu dalam mengatur kebutuhan air untuk lahan persawahan, terutama saat musim kemarau.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Mudah-mudahan sumur dalam tersebut benar-benar bisa membantu kebutuhan pengairan sawah para petani, sehingga kegiatan tanam padi bisa berjalan lebih baik dan hasil panen semakin meningkat,” ungkap Maskur.

Pembangunan sarana pengairan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Kendal. Dengan dukungan pemerintah serta keterlibatan kelompok tani, persoalan keterbatasan air di lahan persawahan diharapkan dapat diatasi secara bertahap, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

 

(Surya)

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta
Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla
Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi
Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.
Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan
TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN

Jumat, 6 November 2026 - 15:25 WIB

Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”

Jumat, 6 November 2026 - 12:47 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla

Jumat, 6 November 2026 - 12:45 WIB

Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi

Berita Terbaru