GMNI: Kedaulatan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Oligarki

- Kontributor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia melalui Wakil Ketua Umum, Tulus B. Lumbantoruan, menyatakan bahwa pidato Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026 harus memiliki semangat kedaulatan ekonomi nasional yang sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

GMNI memandang berbagai langkah pemerintah yang menekankan penguatan peran negara dalam pengelolaan sumber daya alam, hilirisasi industri nasional, penguatan pangan, serta upaya mengurangi ketergantungan ekonomi asing merupakan arah kebijakan yang patut didukung sepanjang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat banyak.

Menurut Tulus B. Lumbantoruan, negara memang harus hadir lebih kuat untuk memastikan kekayaan nasional tidak hanya dinikmati segelintir elite ekonomi, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh kaum marhaen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“GMNI mendukung setiap kebijakan Presiden Prabowo yang berpihak kepada rakyat, memperkuat kemandirian bangsa, serta menempatkan kekayaan nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945,” tegas Tulus.

Namun demikian, GMNI menegaskan bahwa dukungan tersebut harus tetap disertai sikap kritis dan pengawasan publik agar agenda kedaulatan ekonomi tidak dibajak oleh kepentingan oligarki maupun praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Baca Juga:  Pancasila Perekat Keberagaman dan Penguat Persatuan Bangsa

Bagi GMNI, keberhasilan kebijakan ekonomi nasional tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan dan investasi, tetapi sejauh mana rakyat kecil memperoleh akses terhadap tanah, pekerjaan, pendidikan, pangan, dan kesejahteraan yang layak.

 

Karena itu, GMNI mendorong pemerintah untuk:

1. Memastikan hilirisasi industri berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat;

2. ⁠Memperkuat ekonomi kerakyatan;

3. ⁠Menjalankan reforma agraria dan pemerataan penguasaan sumber daya;

4. ⁠Menjamin transparansi pengelolaan kekayaan alam nasional;

5. ⁠Menempatkan kepentingan nasional di atas tekanan pasar global.

 

“Negara yang kuat adalah negara yang berdiri bersama rakyat. Pasal 33 harus menjadi fondasi utama dalam membangun ekonomi nasional yang berdaulat, adil, dan berkepribadian Indonesia,” lanjut Tulus.

GMNI menegaskan akan terus menjadi mitra kritis pemerintah: mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta mengoreksi setiap langkah yang menjauh dari cita-cita keadilan sosial.

“Marhaen Menang, Rakyat Berdaulat!”

Penulis : Redaksi

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026
AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo
Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus
AKBP Haris Munandar Hasyim Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Siap Lanjutkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Kesiapan Peresmian Revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
Polres Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Perguruan Silat, Ajak Jaga Kondusivitas Wilayah
Pengrusakan Tembok Pagar, Berujung Pidana, Kasus Tidak Layak Disidang Tapi Kejari dan PN Klaten Ngotot Menyidangkan
Satu Panggilan 110: Polres Jepara Evakuasi Korban Penipuan yang Pingsan di Masjid Agung
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44 WIB

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:39 WIB

AKBP Haris Munandar Hasyim Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Siap Lanjutkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:39 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Kesiapan Peresmian Revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang

Berita Terbaru