Kritik Pedas terhadap ESDM Provinsi Jawa Tengah: Jangan Gantung Masyarakat Tanpa Kepastian

- Kontributor

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com 31 Agustus 2026 — Polemik perizinan sumur air tanah yang disebut masih menunggu keputusan melalui SK 7 Menteri mendapat sorotan tajam dari Angger Suhodo, Pimpinan Umum media viralindonesianews.com, detikindonesiasatu.com, dan indonesianewstoday.com.

Angger menilai, persoalan perizinan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum, transparansi pelayanan, dan kejelasan prosedur, bukan sekadar jawaban bahwa proses masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban ketidakjelasan birokrasi. Kalau memang masih menunggu SK 7 Menteri, jelaskan secara terbuka apa yang sedang ditunggu, bagaimana status permohonan masyarakat, dan kapan ada kepastian,” tegas Angger.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Angger, pemerintah memang harus menjalankan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, ketika terdapat perubahan kebijakan atau aturan yang masih menunggu keputusan pemerintah pusat, masyarakat tetap berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai dasar hukum, status permohonan, mekanisme pelayanan, serta langkah yang harus ditempuh.

Persoalannya bukan semata-mata tentang boleh atau tidaknya sebuah sumur air tanah memperoleh izin. Lebih jauh, hal ini menyangkut kepastian hukum dan kualitas pelayanan publik.

Masyarakat yang telah mengurus persyaratan, menyediakan dokumen, mengeluarkan biaya, dan mengikuti prosedur tentu membutuhkan jawaban yang pasti. Jangan sampai mereka terus menunggu tanpa mengetahui ujung prosesnya.

“Kalau kewenangan belum dapat dijalankan karena menunggu kebijakan pusat, jangan masyarakat yang dibuat bingung. Pemerintah daerah harus memberikan penjelasan resmi dan transparan. Jangan sampai masyarakat merasa dipingpong dari satu meja ke meja lainnya,” ujar Angger.

Baca Juga:  Danrem 072/Pamungkas Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI di Kebumen

Ia juga mengingatkan ESDM Provinsi Jawa Tengah agar tidak membiarkan persoalan administratif berubah menjadi persoalan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Kritik tersebut, kata Angger, bukan dimaksudkan untuk menyerang institusi atau individu tertentu. Sebaliknya, kritik merupakan bentuk kontrol sosial agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, kepastian hukum, serta kepentingan masyarakat.

Angger bahkan meminta ESDM Provinsi Jawa Tengah berani memberikan jawaban atas pertanyaan yang menurutnya sangat sederhana:

“Sampai kapan masyarakat harus menunggu, apa dasar hukumnya, bagaimana status permohonan mereka, dan siapa yang bertanggung jawab memberikan kepastian?”

Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat berada dalam ruang abu-abu akibat ketidakjelasan kebijakan.

“Pemerintah bekerja untuk memberikan kepastian kepada rakyat. Jangan sampai rakyat justru digantung oleh ketidakpastian birokrasi. Jika memang ada aturan yang harus ditunggu, sampaikan secara terang. Jika ada solusi yang dapat ditempuh, berikan solusinya. Masyarakat jangan dibiarkan menunggu tanpa batas,” pungkas Angger Suhodo.

Kini publik menunggu penjelasan resmi dan terbuka dari ESDM Provinsi Jawa Tengah terkait status perizinan sumur air tanah serta bagaimana pemerintah memberikan kepastian kepada masyarakat yang terdampak proses tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AD Hadir untuk Rakyat, Korem 071/Wijayakusuma Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT
Sambut HUT ke-65, Korem 072/Pamungkas Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Atasi Kekeringan serta Karhutla
Menjelang HUT ke-65, Danrem 072/Pamungkas Gelar Anjangsana dan Beri Semangat Anggota yang Sakit
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Margosari Patebon, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
SEMARAK HUT RI ke-81: Ribuan Warga Berbondong-bondong Ikut Jalan Sehat Selokerto, Dibuka Resmi Anggota TNI Kodim 0728/WNG  
Tiga Atlet Taekwondo Kendal Sabet 2 Emas dan 1 Perak di Olympia Indonesia Taekwondo Challenge 2026
Yunalisa Raih Juara 3, Rebut Piala Kemenpora di Kejuaraan Karate di Yogyakarta
Mantan Pejabat Tinggi Purworejo Soroti Lambannya Kejelasan Proyek: September di Depan Mata, Waktu Pelaksanaan Makin Sempit
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:03 WIB

TNI AD Hadir untuk Rakyat, Korem 071/Wijayakusuma Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Kritik Pedas terhadap ESDM Provinsi Jawa Tengah: Jangan Gantung Masyarakat Tanpa Kepastian

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Sambut HUT ke-65, Korem 072/Pamungkas Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Atasi Kekeringan serta Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Menjelang HUT ke-65, Danrem 072/Pamungkas Gelar Anjangsana dan Beri Semangat Anggota yang Sakit

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Margosari Patebon, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru