CIREBON, Tribuncakranews.com 31 Agustus 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Cirebon. Yunalisa Aprilia Putri, siswi SMPN 1 Karangsembung, berhasil meraih Juara 3 Kategori Pemula Perorangan Putri dari Dojo Silau 17 dalam ajang YOT 6th Yogyakarta Open Tournament.
Kejuaraan karate tingkat internasional tersebut berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta. Dalam ajang bergengsi tersebut, Yunalisa berhasil membawa pulang Medali dan Piagam Kemenpora atas prestasi yang diraihnya.
Raihan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, Dojo Silau 17, serta lingkungan karate Kabupaten Cirebon. Bagi Yunalisa, kejuaraan ini juga menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas di arena kompetisi tingkat internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Johari, yang akrab disapa Kang Jojo, selaku orang tua Yunalisa sekaligus Ketua INKAI Dojo Sindang Laut, mengapresiasi perjuangan putrinya dalam mengikuti kejuaraan tersebut.
“Harapan kami ke depannya bisa lebih baik lagi, selalu berprestasi di bidang olahraga, khususnya karate. Tetap rendah hati dan jangan sombong meskipun sudah berprestasi,” ujar Ahmad Johari.
Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh medali dan piagam, tetapi juga harus diikuti dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta sikap rendah hati.
Ia berpesan agar Yunalisa terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang disiplin dan konsisten, sekaligus menjaga nama baik keluarga, sekolah, dojo, dan organisasi karate yang menaunginya.
“Terus berlatih, tingkatkan kemampuan, jaga sportivitas dan selalu rendah hati. Prestasi harus dibarengi dengan karakter yang baik serta mampu menjaga marwah keluarga dan dojo,” pesannya.
Keberhasilan Yunalisa meraih Juara 3 membawa pulang Medali dan Piagam Kemenpora di YOT 6th Yogyakarta Open Tournament diharapkan menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi di dunia karate.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dalam ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional. (*)














