Sampang Tribuncakranews.com, Puluhan pohon milik perhutani di pinggir jalan raya dusun kendung timur desa pangereman, kecamatan Ketapang, kabupaten Sampang, yang diduga di tebang oleh warga berimisial (JM) , pengrusakan kayu kurmis tersebut pertama kali ditemukan oleh salah satu warga yang di percayai oleh petugas perhutani untuk menjaga perpohonan milik perhutani. Kamis, (23 /4/ 2026)
Aksi tersebut terjadi pada hari Rabu dan Kamis, 15 April antara pukul 08.00 s/d 10.30 WIB dini hari, Karena sebelumnya di saat dirinya melintas di lapangan pada saat itu sekitar pukul 07.00 di lokasi tersebut belum terjadi apa–apa, namun menjelang pukul 15.00 sore melewati lokasi tersebut telah terjadi penabangan pohon kurmis sebanyak kurang lebih 15 pohon dan terlihat ranting-ranting pohon berserakan di tepi jalan.
Pengerusakan yang diduga dilakukan oleh salah satu warga yang sudah terbiasa melakukan hal tersebut,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa pihak nya langsung turun ke lapangan untuk memastikan kejadian hal tersebut sehingga dari pihak perhutani sendiri turun ke lapangan untuk memastikan adanya hal tersebut.
Tak lama kemudian petugas perhutani langsung mendatangi para pelaku namun pelaku hanya dimintai uang sebesar 3 juta, setelah mendengar hal tersebut dirinya langsung menghubungi pihak dari salah satu petugas perhutani menanyakan tentang adanya permintaan uang dari salah satu oknum pelaku namun pihak dari perhutani Abdul azis menepis adanya permintaan uang sehingga berita ini diterbitkan.
(Nr)













