PENTAS SENI DAN KENAIKAN KELAS 3C SD N 01 NGALIYAN SEMARANG

- Kontributor

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com // Suasana dipagi hari di Aula Kecamatan Ngaliyan, begitu meriah. Haru dan Bahagia dalam Acara Pentas Seni dan Kenaikan Siswa Kelas 3C SD N 1 Ngaliyan Semarang.

Bersamaan dimalam hari merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, yang Bertepatan dengan Tanggal 16 Juni 2026 Keluarga besar Kelas 3C SD Negeri 1 Ngaliyan, Semarang kembali menyelenggarakan acara pentas seni dan kenaikan kelas yang penuh haru seperti tahun lalu ketika merayakan kenaikan kelas 2 ke kelas 3, kali ini untuk siswa-siswi Kelas 3C yang akan melanjutkan ke kelas berikutnya atau ke jenjang lebih tinggi yaitu pindah ke kelas 4.

Acara berlangsung di Aula Gedung Kecamatan Ngaliyan pada pagi hari, Selasa (16/6/2026), dengan melibatkan guru, siswa, dan para wali murid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenangan Indah Selama Tiga bersama Ibu Guru kelas 3C SD N 1 Ngaliyan, dalam sambutanya menyampaikan rasa bangga terhadap perkembangan siswa Kelas 3. Selama tiga tahun hadir di sekolah, mereka telah belajar banyak hal, mulai dari membaca, berhitung, hingga membentuk karakter persahabatan yang kuat.

“Anak-anakku sekeluarga, tiga tahun kalian bersama di Kelas 3C SD N 1 Ngaliyan adalah kenangan yang tak terlupakan. Kalian telah tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri, berani, dan penuh akhlak mulia,” ujar Ibu Nur Guru Wali Kelas dalam sambutannya .

Ibu Guru Nur guru kelas 3C, memberikan pesan khusus kepada siswa: Tetap semangat belajar di kelas baru, Jaga persahabatan meski mungkin berbeda karakter, Terus menghormati orang tua dan guru Siswa-siswi Kelas 3C juga menampilkan drama perpisahan sederhana yang penuh haru, menceritakan kenangan dari pertama kali masuk Kelas 3C SD N 01 Ngaliyan, hingga saat harus berpisah Kelas. Pesan Bu Nur Kursiah dengan nada sedih & bahagia.

Baca Juga:  Sukindar Ketua YLKAI DPC Kota Semarang Hadiri Penandatanganan Standar Pelayanan Terminal Penumpang Pelindo Tanjung Emas

Para wali murid mengaku merasa campur aduk , senang karena anak mereka tumbuh, tapi sedih harus berpisah dengan guru wali kelas mereka yang selama ini sangat dekat.

“Saya bangga melihat anak saya semakin mandiri, tapi juga sedih karena nanti dia tidak lagi bermain & bersenda gurau dengan Ibu guru di kelas ini,” ujar salah satu wali murid, Ibu Sofi.

Dalam upaya menggali potensi, minat dan bakat dari siswa siswi kelas 3C SD 01 Negeri Ngaliyan, pentas seni menampilkan: Puna Kawan, Geguritan, Tari Tradisional dan modern, puisi dan menyanyikan salah satu lagu fenomena sosial berjudul Sore Tugu Pancoran, dari musisi sekaligus penyanyi legendaris Iwan Fals yang menceritakan tentang kehidupan seorang anak yang bersekolah sambil jualan koran oleh salah satu siswi yang bernama Kanaya Shakila Raifa.

Acara perpisahan ditutup dengan doa bersama dan foto-foto kenangan. Siswa Kelas 3C SD N 1 Ngaliyan diharapkan tetap menjadi anak yang berakhlak baik, rajin belajar, dan menjaga silaturahmi dengan teman serta para Guru SD N 01 Ngaliyan. Tutup Bapak Wahyu Ketua Paguyuban wali murid 3C. Bambang (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR
PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang
Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.
Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan
PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:18 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Jumat, 6 November 2026 - 22:29 WIB

Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

Jumat, 6 November 2026 - 17:26 WIB

PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!

Jumat, 6 November 2026 - 16:57 WIB

Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang

Berita Terbaru