Peringatan Bulan Suro ( Syukuran ) , Warga Dusun Gunung Bawang – Desa Nusajati Gelar Tradisi Gunungan Sayur Mayur …. !!!

- Kontributor

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, CILACAP, Tribuncakranews.com – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam atau bulan Suro dalam penanggalan Jawa, warga Dusun Gunung Bawang, Desa Nusajati, Kecamatan Sampang – Kabupaten Cilacap – Jawa Tengah menggelar acara “Suronan”. Tradisi tahunan ini berlangsung meriah pada Sabtu malam (4/7/2026), dengan menghadirkan puluhan gunungan yang diarak di sepanjang jalan desa.

Acara dihadiri oleh tokoh masyarakat dan ulama setempat, serta beberapa perangkat desa yang dipimpin oleh Urip Sugiharto selaku Sekdes Nusajati karena ketidak hadiran kepala desa Bapak Suparno sebab sedang berhalangan.

Disela-sela acara, Hadi Try Wasisto . R , selaku aktifis pers dan juga tokoh masyarakat setempat yang akrab di sapa Mbah Wasis, mengapresiasikan adanya kegiatan tersebut dan merasa bangga pada kesemua pihak yang mau menyisihkan rejeki dan waktunya demi berlangsungnya acara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua panitia acara, Bapak Wahid Sudaryo (yang akrab disapa Pak Kayim), menjelaskan bahwa esensi dari tradisi ini adalah sebagai wujud syukur masyarakat setempat atas limpahan hasil bumi. Berbeda dengan gunungan pada umumnya, gunungan dalam festival kali ini didominasi oleh berbagai jenis sayuran dan hasil pertanian lokal.

Baca Juga:  Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

“Tahun ini kami membuat total 9 gunungan. Tiga gunungan di antaranya disumbang oleh para pengusaha sayur lokal yang berbisnis di sini, sedangkan enam gunungan lainnya merupakan swadaya murni dari warga masyarakat,” ujar Wahid saat memberikan keterangan di akhir acara.

Prosesi arak-arakan gunungan berpusat di area perempatan (prapatan) jalan dusun yang menjadi titik kumpul utama warga. Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi sejak sore hari untuk menyaksikan jalannya acara serta bersiap memperebutkan hasil bumi yang ada pada gunungan setelah doa bersama selesai dipanjatkan.

Wahid menambahkan, selain sebagai ungkapan rasa syukur, esensi utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Momen berkumpulnya masyarakat di satu tempat untuk berdoa bersama juga diharapkan dapat membawa berkah keselamatan, serta menjauhkan desa dari segala marabahaya di tahun yang baru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah membantu. Kami berharap tradisi positif seperti ini dapat terus dipertahankan dan rutin dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. ( M.CHAMDI )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 
Gerakan Sadar Lingkungan: Warga Kp. Punclut Giriawas Ajak Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah
Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan
Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang
Kapolresta Pati Beri Pengarahan Calon Pekerja Migran Korea, Tekankan Kompetensi dan Kedisiplinan
Warga Temukan Balita 2,5 Tahun Sendirian di Indomaret Tuntang, Polisi Bergerak Cepat Temukan Orang Tuanya.
Perencanaan Strategis Holding dalam Memonitor Kinerja Subholding
Revitalisasi TK PGRI Lemahjaya Banjarnegara Rp372,7 Juta Disorot, Pengurus Mengaku Tak Mengetahui RAB
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Gerakan Sadar Lingkungan: Warga Kp. Punclut Giriawas Ajak Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Kapolresta Pati Beri Pengarahan Calon Pekerja Migran Korea, Tekankan Kompetensi dan Kedisiplinan

Berita Terbaru