Petani Jatipurwo Wonogiri Harap Program P3TGAI Kembali Direalisasikan, Luas Tanam Ditargetkan Naik

- Kontributor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOGIRI, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Wonogiri pada 2026 dilaksanakan di 93 titik dan mampu mengaliri lahan pertanian seluas 2.661,5 hektare.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU dan TARU) Kabupaten Wonogiri, Endah Aryuningsih Tri Rahajeng, S.T., M.T., Selasa (6/10/2026).

P3-TGAI merupakan program yang diluncurkan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) sebagai bagian dari upaya memperbaiki, merehabilitasi, dan meningkatkan fungsi jaringan irigasi sekaligus mendukung ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Gatut Bayuadji, S.Si., M.T., menyebut P3TGAI sebagai program padat karya tunai yang melibatkan petani dalam pelaksanaan kegiatan.

Program tersebut mencakup jaringan irigasi yang mengairi lahan pertanian di enam kabupaten, yakni Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten, dan Ngawi.

Menurut Gatut, pemerintah melalui BBWS Bengawan Solo terus melakukan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi melalui berbagai program, termasuk Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 dan P3TGAI.

Di Kabupaten Wonogiri, program P3TGAI dilaksanakan di 93 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Salah satu lokasi penerima manfaat berada di Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipurno. Masyarakat setempat masih menghadapi keterbatasan akses air irigasi, terutama saat musim kemarau. Kondisi jaringan irigasi yang belum optimal turut memengaruhi produktivitas pertanian.

Baca Juga:  Pembimbing Kemasyarakatan Madya Bapas Pati Ikuti Pengawasan dan Pengamatan Putusan Pengadilan di Rutan Kelas IIB Rembang

Ketua Kelompok Tani Maju Sempurna sekaligus Tim Pengelola Kegiatan (TPK), Kadiyo, mengatakan P3TGAI dilaksanakan secara swakelola dengan pendekatan padat karya.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi petani, baik dalam meningkatkan produktivitas pertanian maupun membuka tambahan pendapatan bagi masyarakat melalui pelaksanaan pekerjaan secara padat karya.

Kadiyo berharap program P3TGAI dapat kembali direalisasikan di wilayahnya. Mayoritas masyarakat Jatipurwo masih menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, khususnya padi, palawija, dan hortikultura.

Sementara itu, Kepala Desa Jatipurwo, Sukiyo, S.H., mengatakan P3TGAI diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, menstabilkan harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat kemandirian pangan.

Kelompok Tani di Dusun Garon menjadi salah satu penerima manfaat program. Dengan adanya penambahan jaringan irigasi tersier, luas lahan yang dapat ditanami diharapkan meningkat dari sebelumnya kurang dari 10 hektare menjadi sekitar 15–20 hektare.

Peningkatan luas tanam tersebut diharapkan memungkinkan petani melakukan panen padi hingga tiga kali dalam setahun, termasuk pada musim kemarau.

Sukiyo berharap peningkatan produktivitas dan luas tanam tersebut dapat berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani.

“P3TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan, khususnya bagi warga Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipurno, sebagai wujud kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan dan rehabilitasi jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Program P3TGAI Kabupaten Wonogiri | 6 Oktober 2026

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Kasus Penganiayaan Di UHB Purwokerto,Menunggu Jawaban Rektor
Kolaborasi Internasional, WFH Kunjungi Pasien Hemofilia, Dokter HOA RSUD Banyumas Dampingi Pemberian Terapi
Lewat P3TGAI, Luas Tanam di Dusun Garon Jatipurwo Diharapkan Naik Jadi 15-20 Hektare
PSI DPC Caringin Buka Kesempatan Sponsor dan Media Partner Volleyball Fest 2026, Open Se-Garut Selatan
Pangdam IV/Diponegoro Sambut Panglima TNI di Yogyakarta
Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Tanah Bumbu dari PAN Inisial R Kembali Mencuat, Publik Desak Ketua DPD PAN Bertanggung Jawab dan Nonaktifkan Sementara
Dukung Ketahanan Pangan, UNDIP Beri Bantuan Petani Temanggung Alat Pengering Surya Hibrida Kabinet Portabel
Langkah Pembinaan dan Pengawasan Langsung Dilakukan Satpol PP Banyumas Atas Peredaran Minuman Beralkohol
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Konfirmasi Kasus Penganiayaan Di UHB Purwokerto,Menunggu Jawaban Rektor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kolaborasi Internasional, WFH Kunjungi Pasien Hemofilia, Dokter HOA RSUD Banyumas Dampingi Pemberian Terapi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Petani Jatipurwo Wonogiri Harap Program P3TGAI Kembali Direalisasikan, Luas Tanam Ditargetkan Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Lewat P3TGAI, Luas Tanam di Dusun Garon Jatipurwo Diharapkan Naik Jadi 15-20 Hektare

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:14 WIB

PSI DPC Caringin Buka Kesempatan Sponsor dan Media Partner Volleyball Fest 2026, Open Se-Garut Selatan

Berita Terbaru