Petani Nanas Kasomalang Siap Lawan Dugaan Penyerobotan Tanah

- Kontributor

Senin, 9 Maret 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang, Tribuncakranews.com – Kelompok petani nanas di Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, menyatakan siap melawan dugaan intimidasi terkait upaya penyerobotan lahan yang selama ini mereka garap hampir 30 tahun. Dugaan tersebut diarahkan kepada perusahaan swasta, PT BMN, yang disebut-sebut ingin menguasai lahan tersebut.

Ketua Kelompok Tani Nanas, Dani Abdul Muklis, menegaskan bahwa berdasarkan keterangan dari ATR/BPN Subang, lahan yang dipersoalkan tersebut telah kembali menjadi tanah negara karena masa Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara VIII telah berakhir sejak tahun 2002 dan hingga kini belum ada perpanjangan.

“Tanah itu sudah dikuasai negara karena sejak 2002 HGU PTPN VIII sudah habis dan sampai sekarang belum ada perpanjangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dani juga mempertanyakan dasar hukum kerja sama operasi (KSO) antara PTPN VIII dengan pihak swasta. Ia menilai tidak seharusnya lahan yang saat ini dikelola masyarakat justru dialihkan kepada pihak lain.

“Apakah bisa PTPN VIII yang HGU-nya sudah habis meng-KSO-kan dengan pihak swasta, yaitu PT BMN, untuk mengambil tanah yang sedang dikelola petani? Dasarnya apa PT BMN mau mengambil ladang kami yang menghidupi keluarga-keluarga kami?” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Paguyuban Petani dan Pedagang Nanas (PAPANAS), Dian Herdiana. Ia menyatakan bahwa pihak PT Perkebunan Nusantara VIII tidak lagi memiliki hak atas lahan eks HGU tersebut karena masa kontraknya dengan pemerintah telah berakhir sejak 2002.

“Tanah tersebut seharusnya kembali untuk dikelola oleh masyarakat,” tegas Dian.

Ia juga meminta ATR/BPN Subang serta Pemerintah Kabupaten Subang segera memberikan kepastian hukum atas permohonan para petani. Selain itu, ia berharap segala bentuk dugaan intimidasi terhadap petani nanas di Kasomalang dapat dihentikan demi menjaga kenyamanan dan keberlangsungan usaha para petani.

Red/Nopian

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Pengobatan Tradisional Panti Sehat “YANMU” Layani Pasien Saraf Kejepit, Amandel, Ambeien hingga Patah Tulang
Diduga Anggaran Dana BOS Tidak Sesuai Realisasi, SDN Sagara 01 Cibalong Jadi Sorotan Publik
Kapolsek Bungbulang, Hadir Sekaligus Berikan Pengamanan dan Pengawasan Kegiatan Pramuka di Alun-alun Bungbulang 
Malam Ramadan Tetap Aman! 27 Personel Polsek Tiga Balata Siaga Penuh, Antisipasi Balap Liar hingga Jaga Keamanan Shalat Tarawih
Gasak 5 Pintu Besi Rumah Walet Pakai Kunci Pas, 3 Pelaku Dibekuk Reskrim Polsek Perdagangan Simalungun!
Ketua Ormas Gerakan Rakyat Kabupaten Simalungun Sojono: Mengajak Pengurus Kekompakan Dan Jalin Silaturahmi 
WINews, Yayasan Bumi Sehat dan DIG Berbagi 1000 Ta’jil, Dilanjutkan Buka Puasa Bersama Penuh Kebersamaan
Penggerebekan Tempat Judi di Plaza Pekanbaru Picu Penutupan Sejumlah Gelper Secara Misterius
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 13:31 WIB

Petani Nanas Kasomalang Siap Lawan Dugaan Penyerobotan Tanah

Senin, 9 Maret 2026 - 13:27 WIB

Klinik Pengobatan Tradisional Panti Sehat “YANMU” Layani Pasien Saraf Kejepit, Amandel, Ambeien hingga Patah Tulang

Senin, 9 Maret 2026 - 12:12 WIB

Diduga Anggaran Dana BOS Tidak Sesuai Realisasi, SDN Sagara 01 Cibalong Jadi Sorotan Publik

Senin, 9 Maret 2026 - 06:44 WIB

Kapolsek Bungbulang, Hadir Sekaligus Berikan Pengamanan dan Pengawasan Kegiatan Pramuka di Alun-alun Bungbulang 

Senin, 9 Maret 2026 - 06:42 WIB

Malam Ramadan Tetap Aman! 27 Personel Polsek Tiga Balata Siaga Penuh, Antisipasi Balap Liar hingga Jaga Keamanan Shalat Tarawih

Berita Terbaru

Breaking News

Petani Nanas Kasomalang Siap Lawan Dugaan Penyerobotan Tanah

Senin, 9 Mar 2026 - 13:31 WIB