Polsek Kudu Dampingi Petani Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

- Kontributor

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, Tribuncakranews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Jombang. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan dan edukasi kepada kelompok tani jagung yang dilakukan PS. Kanit Binmas Polsek Kudu Polres Jombang, Aiptu Edi Sutrisno, di Desa Kepuhrejo, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah guna mewujudkan swasembada pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, Kanit Binmas turun langsung ke lahan pertanian milik Syaiful alamat Dusun Kepuhsari, Desa Kepuhrejo, Kec., Kudu Jombang untuk memberikan pendampingan sekaligus berdiskusi dengan para petani mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya tanaman jagung.

Selain melakukan pemantauan perkembangan tanaman, Aiptu Edi Sutrisno juga membantu petani dalam kegiatan perawatan tanaman. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya di wilayah Kecamatan Kudu.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR melalui Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, mengatakan bahwa kegiatan pendampingan kepada petani merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui pendampingan dan edukasi kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar AKP Imam Subekti.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mewujudkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan motivasi dalam mengelola lahan pertanian secara optimal, sehingga hasil panen dapat meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar PBB-P2 Banyumas 2026, Realisasi Sudah 74 Persen, Wajib Pajak Taat Dapat Hadiah
Respons Cepat Humas RST Bhakti Wira Tamtama, Ibu Sanny Langsung Tawarkan Ruang VIP untuk Pasien
SALAH TANGKAP: Warga Karangrejo Dempet Demak Dituduh Curanmor, Dilepaskan Setelah Wajah Tak Cocok dengan Foto Pelaku
Pemerhati Hukum Desak Kapolres Samosir, lakukan upaya RJ kepada 4 orang kasus dugaan Pemerasan 
Dugaan Penyimpangan di Polsek Peterongan: Diminta Rp50 Juta Terkait Narkoba
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-81 KAI
Kepala Kejari Banyumas Tegaskan: Tuntutan 3 Bulan Penjara Nyata, Bukan Percobaan
Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Karanganyar, 55,26 Gram Diamankan dari Seorang Tersangka
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:06 WIB

Gebyar PBB-P2 Banyumas 2026, Realisasi Sudah 74 Persen, Wajib Pajak Taat Dapat Hadiah

Sabtu, 19 September 2026 - 14:03 WIB

Respons Cepat Humas RST Bhakti Wira Tamtama, Ibu Sanny Langsung Tawarkan Ruang VIP untuk Pasien

Sabtu, 19 September 2026 - 08:47 WIB

SALAH TANGKAP: Warga Karangrejo Dempet Demak Dituduh Curanmor, Dilepaskan Setelah Wajah Tak Cocok dengan Foto Pelaku

Sabtu, 19 September 2026 - 00:55 WIB

Pemerhati Hukum Desak Kapolres Samosir, lakukan upaya RJ kepada 4 orang kasus dugaan Pemerasan 

Sabtu, 19 September 2026 - 00:43 WIB

Dugaan Penyimpangan di Polsek Peterongan: Diminta Rp50 Juta Terkait Narkoba

Berita Terbaru