Selama Ramadhan Alun-alun Bungbulang Kembali Ramai Oleh Pedagang Kaki Lima Kasi Trantib Beri Dukungan

- Kontributor

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com // Selama bulan Ramadhan kembali Alun-alun Bungbulang dipadati oleh para pedagang kaki lima. Hal tersebut sudah menjadi moment tahunan yang paling ramai untuk para pedagang kaki lima.

Suasana Alun-alun Bungbulang, mulai ramai sekira pukul 15.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. banyak warga yang berkunjung mendatangi Alun-alun Bungbulang.

Keadaannya terlihat strategis berada di tengah pusat kota, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Satpol PP turut giat dengan memberikan arahan dan dukungan ke ‌para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal diatas trotoar dan saluran.

Meraka mendapatkan dukungan melalui imbauan dan penertiban oleh petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Bungbulang yang dipimpin Kasi Trantib, Iim Ibrahim, S.I.P. Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, penertiban dan penataan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi trotoar sebagai hak bagi para pejalan kaki yang keberadaan banyak para pedagang kaki lima (PKL) sehingga di jalan raya timbul kemacetan.

“Kami tidak pernah melarang mereka untuk berjualan, asalkan jangan di trotoar karena dapat menimbulkan kemacetan dan menggangu pejalan kaki juga menghalangi keindahan,” ujarnya .

“Selain untuk menghindari macet, juga di imbau agar tidak membuang sampah sembarangan sehingga Alun-Alun tetap bersih dan indah”, lanjutnya.

Ia berharap dengan diterapkannya seperti ini para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di trotoar bisa lebih nyaman berjualannya di dalam Alun-alun sehingga

trotoar dapat dikembalikan sesuai dengan fungsinya.

“Alhamdulillah dengan kesadarannya para pedagang sudah lebih dulu pindah ke dalam Alun-alun,” ungkapnya.

“Tugas kami adalah menciptakan kenyamanan dan ketentraman dimasyarakat, karena hal tersebut adalah salahsatu pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sebelum ramadhan tiba awak media pernah mewawancarai ketua Komunitas Pedagang Alun-alun Bungbulang (KPAB) Kang Redi, mengatakan bahwa dirinya siap membenahi para pedagang agar jualannya di dalam alun-alun saja karena pihaknya sudah mendapatkan izin dari pemerintah terkait bahkan mendukung dengan adanya kegiatan seperti ini selama bulan Ramadhan apalagi banyak pelaku UMKM, katanya.

Dan terbukti sebelum sehari Ramdahan para pedagang yang dibawah KPAB telah berpindah jualannya di dalam Alun-alun, bahkan jumlah pedagang pun bertambah.

(Red/Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manipulasi Tiket Masuk Destinasi Wisata Pantai di Gunungkidul, DPRD Soroti Dugaan Kebocoran PAD
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
Desa Wisata Kalurahan Sidoharjo Tepus, Berharap Lolos Verifikasi Dari Provinsi DIY, Agar Mendapat Pendampingan
Lupa matikan kompor saat masak, 4 kios terbakar.
Antisipasi situasi Kontijensi, Polres Semarang gelar simulasi.
Korem 072/Pamungkas Gelar Paparan TMMD, Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Perkuat Ketahanan Nasional
Kuasa Hukum Minta Kapoldasu Evaluasi Kinerja Kapolres Padanglawas
Debat Hukum Mengalir: Mohammad Sofyan Bela Legalitas Pusat, Adi Utomo: AHU Bukan Izin Usaha & Tantang Adu Data
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:50 WIB

Manipulasi Tiket Masuk Destinasi Wisata Pantai di Gunungkidul, DPRD Soroti Dugaan Kebocoran PAD

Rabu, 15 April 2026 - 08:34 WIB

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Rabu, 15 April 2026 - 08:19 WIB

Desa Wisata Kalurahan Sidoharjo Tepus, Berharap Lolos Verifikasi Dari Provinsi DIY, Agar Mendapat Pendampingan

Rabu, 15 April 2026 - 03:43 WIB

Lupa matikan kompor saat masak, 4 kios terbakar.

Rabu, 15 April 2026 - 03:40 WIB

Antisipasi situasi Kontijensi, Polres Semarang gelar simulasi.

Berita Terbaru

Berita

Lupa matikan kompor saat masak, 4 kios terbakar.

Rabu, 15 Apr 2026 - 03:43 WIB