Wali kota lubukLinggau Mulai Merealisasikan Program Beasiswa S1 Kota Lubuk Linggau Mulai 2026

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Linggau, tribunCakranews.com // H Rachmat Hidayat M.I.Kom akan merealisasikan program beasiswa untuk jenjang pendidikan strata satu (S1). Program strategis tersebut akan direalisasikan mulai tahun anggaran 2026.

Walikota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat M.I.Kom mengatakan bahwa hampir 75 persen visi misi sudah direalisasikan tinggal beberapa lagi yang belum direalisasikan diantaranya bea siswa, belum kita anggarkan di tahun 2025 karena keterbatasan anggaran, namun akan direalisasikan tahun 2026.

“Insya Allah untuk program untuk pemberdayaan masyarakat dan maupun ASN tidak berkurang. Soal infrastruktur kita akan berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Pusat,” jelasnya, saat diwawancara setelah memimpin rapat koordinasi di lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, di Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Senin 26 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, beasiswa S1 untuk siswa berprestasi merupakan program strategis.
“Beasiswa terbuka untuk umum. Untuk jenjang pendidikan S1,”

Mengenai tempat kuliah, Pemerintah Kota Lubuk Linggau tidak membatasi. Namun jika jurusan kuliah yang diinginkan ada di kampus yang ada di wilayah Kota Lubuk Linggau, lebih baik kuliahnya di Lubuk Linggau.
“Kita tidak membatasi tempat kuliah mau di mana, namun kalau jurusan yang mau dituju ada di kampus-kampus wilayah Kota Lubuk Linggau, lebih baik kuliahnya di Lubuk Linggau,” Jelasnya.

Baca Juga:  Membasuh Jiwa di Dermaga Ramadan: Kembali ke Hakikat, Menanggalkan “Daki” Duniawi

Beasiswa S1 merupakan program strategis Pemkot Lubuk Linggau. “Ini program strategis kita dan hal ini sudah kita sampaikan pada saat pengukuhan Paskibraka pada bulan Agustus 2025,”paparnya..

Mengenai bantuan untuk UMKM akan direalisasikan perbulan dari infaq ASN. Namun pelaku UMKM yang akan mendapatkan bantuan di verifikasi dulu oleh Dinas Koperasi UMKM Kota Lubuk Linggau.

“Karena banyak info kawan-kawan buat NIB numpang foto di tempat yang berdagang.
Maka pelaku UMKM yang akan mendapatkan bantuan akan di verifikasi terlebi dahulu oleh Dinas Koperasi UMKM kota Lubuk Linggau dan Bantuan UMKM untuk pengembangan yang sudah berusaha 1 tahun, jelasnya.

Andi Irawan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan LHKPN: Harta ASN Bogor Ria Marlisa Aritonang Melonjak Hingga Rp3,3 Miliar
Diduga Polsek Cibungbulang Intimidasi Keluarga Korban Meninggal Dunia Aksi Tauran Antar Pelajar 
Kabid Investigasi GNP Tipikor Jateng Laporkan Dugaan Penyalahgunaan LPG Subsidi untuk Peternakan Ayam Potong di Semarang
SPPG Bener Terbaik Sebagai Percontohan, Ketua GNPK Purworejo Berikan Apresiasi 
Kasus Dugaan Perampasan dan Pemerasan di Semarang Mandek Hampir 3 Tahun, Korban Tuntut Kepastian Hukum
Diduga Ada Praktik Joki Bayaran Ujian di PKBM Putri Pertiwi Bungbulang, Pihak Terkait Diminta Segera Turun Tangan
Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah
Berawal dari Dumas ke Dirnarkoba Polda Sumut, Polres Simalungun Gerak Cepat Grebek Komplotan Narkoba, 5 Pelaku Diringkus!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Sorotan LHKPN: Harta ASN Bogor Ria Marlisa Aritonang Melonjak Hingga Rp3,3 Miliar

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:04 WIB

Diduga Polsek Cibungbulang Intimidasi Keluarga Korban Meninggal Dunia Aksi Tauran Antar Pelajar 

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:26 WIB

Kabid Investigasi GNP Tipikor Jateng Laporkan Dugaan Penyalahgunaan LPG Subsidi untuk Peternakan Ayam Potong di Semarang

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:09 WIB

SPPG Bener Terbaik Sebagai Percontohan, Ketua GNPK Purworejo Berikan Apresiasi 

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

Kasus Dugaan Perampasan dan Pemerasan di Semarang Mandek Hampir 3 Tahun, Korban Tuntut Kepastian Hukum

Berita Terbaru