Polres Sragen Ungkap Fakta Baru Kematian Tragis Bocah 11 Tahun di Jenar, Penyidik Kantongi Arah Terduga Pelaku

- Kontributor

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, JATENG, Tribuncakranews.com – Misteri kematian tragis seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap sejumlah fakta penting dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukan sejak jasad korban ditemukan di dalam rumahnya pada Jumat (5/6/2026).

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan dan masih mengenakan seragam sekolah. Peristiwa tersebut menggemparkan warga setempat serta memicu perhatian luas masyarakat.

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, mewakili Kapolres Sragen, mengungkapkan bahwa tim penyidik bekerja secara maraton dengan menggabungkan metode penyelidikan konvensional, analisis data, pendekatan ilmiah (scientific investigation), hingga digital forensik guna mengungkap pelaku di balik kematian korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak laporan diterima, kami langsung melakukan olah TKP dan menerapkan tiga metode penyelidikan, yakni konvensional melalui pengumpulan keterangan saksi, analisis data dan barang bukti, serta scientific investigation dengan melibatkan Bid Dokkes dan Laboratorium Forensik. Selain itu, kami juga melakukan digital analysis melalui pengelolaan CCTV dan perangkat digital lainnya,” ujar AKP Catur.

Dari hasil pemeriksaan medis sementara, polisi memastikan korban meninggal akibat mati lemas yang diduga dipicu tindakan kekerasan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban meninggal karena mati lemas. Ditemukan pula adanya kerusakan pembuluh darah besar pada bagian wajah akibat kekerasan,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dugaan kekerasan seksual yang sempat menjadi perhatian publik, penyidik memastikan hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda pelecehan maupun kekerasan seksual terhadap korban.

“Untuk dugaan pelecehan seksual, dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya indikasi ke arah tersebut,” tegas AKP Catur.

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti penting yang diduga berkaitan langsung dengan tindak pidana tersebut. Di antaranya alat yang diduga digunakan pelaku, jejak kaki berlumuran darah, bantal yang diduga digunakan saat kejadian, hingga temuan luka serius pada tubuh korban.

Baca Juga:  Gagal fungsi pengereman, truk muat tepung alami karambol di turunan Exit Bawen.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian penyidik adalah kondisi jari tengah korban yang mengalami putus akibat kekerasan yang dialaminya.

“Barang bukti yang kami temukan cukup signifikan, termasuk jejak darah, alat yang diduga digunakan pelaku, serta sejumlah benda di sekitar lokasi kejadian yang saat ini masih kami dalami keterkaitannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, tim identifikasi juga berhasil mengamankan sejumlah sidik jari laten dari lokasi kejadian. Seluruh temuan tersebut kini sedang diuji dan dianalisis untuk dicocokkan dengan berbagai petunjuk lain yang telah dikumpulkan penyidik.

AKP Catur mengungkapkan bahwa penyelidikan saat ini telah mengarah kepada pihak tertentu yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Namun demikian, polisi belum dapat mengungkap identitas yang bersangkutan karena masih melengkapi alat bukti.

“Kami sudah mengarah kepada satu pihak yang patut diduga berkaitan dengan perkara ini. Namun kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Semua alat bukti harus kami kumpulkan secara utuh sehingga ketika dilakukan upaya hukum, tidak ada celah bagi pelaku untuk mengelak dari perbuatannya,” tegasnya.

Penyelidikan kasus yang menyita perhatian masyarakat Sragen ini bahkan mendapat perhatian langsung dari Kapolres Sragen yang memimpin proses evaluasi dan pengembangan penyidikan.

Hingga kini, polisi terus melakukan pendalaman terhadap seluruh barang bukti, hasil laboratorium forensik, rekaman CCTV, serta keterangan para saksi guna mengungkap secara terang siapa pelaku di balik kematian tragis bocah tersebut.

Masyarakat pun berharap kasus yang mengguncang Kabupaten Sragen ini dapat segera terungkap sehingga keadilan bagi korban dan keluarganya dapat ditegakkan.

Sumber: Keterangan Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno mewakili Kapolres Sragen.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Pembukaan Turnamen Bola Voli Pordus Ngadirojo Kidul, Polsek Ngadirojo Lakukan Pengamanan Penuh
Sidokkes Polres Wonogiri Pastikan Makanan Bergizi di SPPG Aman Dikonsumsi, Seluruh Sampel Negatif Zat Berbahaya
Mengasap Harapan di Atas Loyang Tua: 16 Tahun Perjuangan Pak Nasihin Menjaga Bandros dan Masa Depan Anak- anaknya
Puluhan Warga Jatimulyo Dlingo Datangi Kejari Bantul, Menanti Kepastian Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa
Jaga Malam Akhir Pekan, Polsek Bungbulang Gelar Apel KRYD gabungan demi Kenyamanan Warga
Danrem 072/Pamungkas Dampingi Tim Sterad Tinjau Karya Bakti Rehab Panti Asuhan di Sleman
Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung ke Bulog Jombang
Diduga Korban Tabrak Lari, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sumberlawang Sragen, Polisi Dalami Kasus
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:03 WIB

Ratusan Warga Meriahkan Pembukaan Turnamen Bola Voli Pordus Ngadirojo Kidul, Polsek Ngadirojo Lakukan Pengamanan Penuh

Senin, 8 Juni 2026 - 14:50 WIB

Sidokkes Polres Wonogiri Pastikan Makanan Bergizi di SPPG Aman Dikonsumsi, Seluruh Sampel Negatif Zat Berbahaya

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

Mengasap Harapan di Atas Loyang Tua: 16 Tahun Perjuangan Pak Nasihin Menjaga Bandros dan Masa Depan Anak- anaknya

Senin, 8 Juni 2026 - 14:37 WIB

Puluhan Warga Jatimulyo Dlingo Datangi Kejari Bantul, Menanti Kepastian Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa

Senin, 8 Juni 2026 - 14:31 WIB

Jaga Malam Akhir Pekan, Polsek Bungbulang Gelar Apel KRYD gabungan demi Kenyamanan Warga

Berita Terbaru