Kapolres Sragen Lepas Wisudawan Purna Bhakti Bhayangkara dengan Tradisi Pedang Pora

- Kontributor

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, Tribuncakranews.com – Suasana haru menyelimuti Markas Polres Sragen saat Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, memimpin rangkaian pelepasan personel yang memasuki masa purna bhakti melalui tradisi Pedang Pora, Kamis (30/7/2026).

Tradisi yang sarat makna itu menjadi penghormatan terakhir dari keluarga besar Polri kepada para personel yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun menjaga keamanan dan melayani masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Wisuda Purna Bhakti Bhayangkara Periode 1 Januari hingga 1 Juli 2026 di Lapangan Wirapratama Polres Sragen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upacara tersebut, para wisudawan menerima penghargaan berupa pengalungan samir, penyematan medali, dan piagam sebagai simbol apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian mereka kepada Polri.

Dalam amanatnya, Dewiana menegaskan bahwa Wisuda Purna Bhakti merupakan tradisi kehormatan yang menjadi bentuk penghargaan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah menuntaskan tugas dengan penuh integritas.

“Upacara Wisuda Purna Bhakti Bhayangkara merupakan tradisi sakral di lingkungan Polri yang sarat makna. Ini adalah bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik,” kata Dewiana.

Usai pelaksanaan upacara, seluruh rangkaian dilanjutkan dengan acara tasyakuran bersama di Aula Satya Haprabu Polres Sragen. Dalam suasana penuh keakraban, para wisudawan beserta keluarga menerima ucapan selamat dan penghormatan dari pimpinan serta seluruh anggota Polres Sragen atas pengabdian yang telah mereka persembahkan selama bertugas.

Puncak acara berlangsung saat tradisi Pedang Pora digelar sebagai prosesi pelepasan resmi. Diiringi penghormatan dari personel yang berjajar membentuk barisan kehormatan dengan pedang terhunus, para wisudawan melangkah perlahan melintasi lorong Pedang Pora menuju gerbang Mapolres Sragen.

Baca Juga:  Peduli Kesehatan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Purwantoro Dampingi Cek Kesehatan dan Tracing TBC

Penghormatan pedang pora tersebut diberikan kepada Kompol Purn Purwanta, Kompol Purn Tri Maryono, Ipda Purn Paijo, Ipda Purn Haryani, Ipda Purn Bambang Supriyanto, Ipda Purn Supadi, Ipda Purn Budiyanto, Aiptu Joko Susilo, ASN Wagiyo, dan ASN Suroto yang resmi mengakhiri masa dinas aktifnya.

Prosesi tersebut menjadi simbol berakhirnya masa dinas aktif sekaligus penghormatan tertinggi kepada personel yang telah menorehkan perjalanan panjang dalam pengabdian kepada institusi.

Setibanya di gerbang Mapolres Sragen, para wisudawan disambut secara resmi oleh Ketua PP Polri Cabang Sragen beserta jajaran pengurus. Penyambutan itu menjadi penanda estafet perjalanan dari keluarga besar Polri menuju keluarga besar Persatuan Purnawirawan Polri.

Dengan penuh khidmat, para purnawirawan kemudian menaiki becak hias yang telah disiapkan. Iring-iringan becak membawa mereka meninggalkan Markas Polres Sragen menuju Kantor PP Polri Cabang Sragen, diiringi tepuk tangan dan salam penghormatan dari seluruh personel yang melepas kepergian mereka.

Bagi keluarga besar Polres Sragen, tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan, rasa terima kasih, sekaligus doa agar para purnawirawan senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam mengabdikan diri di tengah masyarakat setelah menuntaskan tugas sebagai anggota Polri.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026
AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo
Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus
AKBP Haris Munandar Hasyim Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Siap Lanjutkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Kesiapan Peresmian Revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
Polres Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Perguruan Silat, Ajak Jaga Kondusivitas Wilayah
Pengrusakan Tembok Pagar, Berujung Pidana, Kasus Tidak Layak Disidang Tapi Kejari dan PN Klaten Ngotot Menyidangkan
Satu Panggilan 110: Polres Jepara Evakuasi Korban Penipuan yang Pingsan di Masjid Agung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44 WIB

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:39 WIB

AKBP Haris Munandar Hasyim Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Siap Lanjutkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:39 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Kesiapan Peresmian Revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang

Berita Terbaru