Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi Masuk Nominasi 50 Besar Desa BRILiaN, Wedang Sejarah Jadi Produk Unggulan

- Kontributor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngawi, Tribuncakranews.com 29 Agustus 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan dan pengembangan potensi ekonomi desa melalui program Desa BRILiaN. Salah satu desa binaan BRI yang berhasil menunjukkan potensi dan inovasinya adalah Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, yang berhasil masuk dalam nominasi 50 Besar Desa BRILiaN.

Desa Pengkol memiliki berbagai potensi yang dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta pelaku UMKM. Salah satu produk unggulan yang menjadi identitas desa adalah “Wedang Sejarah” atau Wedang Sereh Jahe Merah, minuman herbal berbahan alami yang dikembangkan oleh Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) PKK Desa Pengkol.

Wedang Sejarah dibuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, sereh, dan gula merah serta dikenal sebagai minuman herbal yang dapat memberikan rasa hangat bagi tubuh. Produk tersebut pertama kali dicetuskan dalam rangka perlombaan Desa Siaga pada tahun 2019. Nama “Wedang Sejarah” kemudian diberikan oleh Kepala Desa Pengkol, Fuad Ari Sulistyo, S.Psi, sebagai identitas khas produk lokal Desa Pengkol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya berfokus pada produksi Wedang Sejarah, Kelompok Asman Toga Desa Pengkol juga terus mengembangkan berbagai olahan berbasis tanaman obat keluarga. Sejumlah kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, mulai dari pelatihan budidaya dan pascapanen tanaman toga, pemantauan kebun toga milik warga, pertemuan rutin kelompok, hingga pengembangan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman herbal.

Baca Juga:  Gangguan Perjalanan KA di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

Keberadaan produk unggulan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana potensi lokal desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Melalui inovasi produk, penguatan kelembagaan masyarakat, serta pemberdayaan UMKM, Desa Pengkol terus berupaya meningkatkan nilai tambah potensi desa sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat.

Masuknya Desa Pengkol dalam nominasi 50 Besar Desa BRILiaN menjadi salah satu pencapaian positif dalam proses pengembangan desa. Program Desa BRILiaN BRI sendiri mendorong desa-desa di Indonesia untuk semakin inovatif dalam mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat kelembagaan, mengembangkan UMKM serta membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.

BRI melalui program pemberdayaan desa terus berupaya hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan produk-produk unggulan seperti Wedang Sejarah agar semakin dikenal luas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Pengkol diharapkan mampu terus mengembangkan potensi lokalnya serta menjadi desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senilai Rp4,8 Miliar, Jalan Sepakung–Pagergedog Baru Selesai Sudah Retak Parah, Pondasi Diduga Berongga
Semarak Maulid Nabi 1448 H, Lapas Pati Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Galian Tanah Urug Di Pekuncen Kroya Disorot, Diduga Belum Berizin
‎Warga Jatiroto, Wonogiri Nekat Keluarkan Modal Puluhan Juta Untuk Uji Coba Tanam Pepaya dan Buah Semangka di Musim Kemarau ‎
Warga Kintap Soroti Lambannya Penanganan Laporan, Ketua Kintap Tani 01 Kecewa terhadap Kinerja Polres Tanah Laut
Dugaan Pengkondisian Lelang di Barjas Purworejo Mencuat, Pengakuan Sejumlah Pemenang Tender Jadi Sorotan
Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Desa Korowelanganyar, Angkat Semangat Persatuan dan Lestarikan Budaya Jawa
Dugaan Pengangsu Pertalite di SPBU 44.513.04 Boja Mengarah ke Pola Terorganisir, Keterlibatan Operator Dipertanyakan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Senilai Rp4,8 Miliar, Jalan Sepakung–Pagergedog Baru Selesai Sudah Retak Parah, Pondasi Diduga Berongga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Semarak Maulid Nabi 1448 H, Lapas Pati Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi Masuk Nominasi 50 Besar Desa BRILiaN, Wedang Sejarah Jadi Produk Unggulan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Galian Tanah Urug Di Pekuncen Kroya Disorot, Diduga Belum Berizin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:24 WIB

‎Warga Jatiroto, Wonogiri Nekat Keluarkan Modal Puluhan Juta Untuk Uji Coba Tanam Pepaya dan Buah Semangka di Musim Kemarau ‎

Berita Terbaru