KENDAL — Tribuncakranews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Taekwondo Kabupaten Kendal. Tiga atlet yang diterjunkan dalam ajang Olympia Indonesia Taekwondo Challenge KONI Pusat 2026 berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Purwokerto Sport Center, Purwokerto, pada 29–30 Agustus 2026, dan menjadi salah satu ajang penting bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level kompetisi yang lebih tinggi.
Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Amelia Diva R dan Misael Oui Genta Pradan. Sementara satu medali perak diraih oleh Anindya Akbar Putra Prasetya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan demikian, seluruh atlet Taekwondo Kendal yang diturunkan dalam kejuaraan tersebut berhasil naik podium. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan dan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selama mengikuti pertandingan, ketiga atlet Kendal mendapat pendampingan dari Manager Tim Bani Ardi dan Pelatih Septian Bayu Indriyanto.
Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Kendal, Wibowo Heru Setiyawan, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah membawa nama Kabupaten Kendal di tingkat kompetisi nasional.
Menurutnya, raihan dua medali emas dan satu perak bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, manajemen tim, serta proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
“Alhamdulillah atlet Taekwondo Kendal di bawah manager Bapak Bani Ardi dan pelatih Septian Bayu Indriyanto berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak di ajang Olympia Indonesia Taekwondo Challenge KONI Pusat 2026 yang dilaksanakan di Purwokerto Sport Center,” ungkap Heru, Senin (31/8/2026).
Heru menegaskan, capaian tersebut patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet Taekwondo Kendal.
Ia menyebut, setiap pertandingan harus menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui sejauh mana perkembangan teknik, fisik, mental, maupun strategi para atlet. Dengan demikian, prestasi yang telah diraih tidak berhenti pada satu kejuaraan, tetapi dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Ya, meski perolehan medali ini membanggakan kita dan membawa nama baik Kabupaten Kendal, tentunya evaluasi harus kita lakukan. Karena ini bagian dari proses pembinaan para atlet Taekwondo, sehingga ke depan prestasinya semakin meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Tim Taekwondo Kendal, Bani Ardi, mengatakan pihaknya menurunkan tiga atlet dalam Olympia Indonesia Taekwondo Challenge KONI Pusat 2026. Menurutnya, keberhasilan seluruh atlet meraih medali menjadi hasil positif sekaligus modal penting untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya.
“Alhamdulillah, Taekwondo Kabupaten Kendal mengirimkan tiga atlet dan ketiga-tiganya meraih medali, yakni dua emas dan satu perak. Tentunya kami berharap para atlet bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasinya untuk menghadapi Porprov Jawa Tengah ke-17 di Semarang Raya nanti,” ungkap Bani.
Bani menilai, pengalaman bertanding dalam kejuaraan tersebut sangat penting bagi atlet, terutama untuk meningkatkan mental bertanding dan mengukur kesiapan menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Menurutnya, hasil yang diperoleh di Purwokerto tidak boleh membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan.
Senada, Pelatih Tim Taekwondo Kendal, Septian Bayu Indriyanto, meminta para atlet tetap menjaga semangat, kedisiplinan, dan konsistensi latihan setelah meraih prestasi di ajang tersebut.
Ia menekankan bahwa medali yang telah diraih merupakan hasil dari proses, sekaligus menjadi tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya.
“Kami meminta para atlet untuk selalu menjaga kedisiplinan berlatih dan tidak mengendurkan semangat juang meski sudah meraih juara. Mari kita sama-sama mempersiapkan fisik dan mental secara matang untuk menghadapi Porprov 2026,” tandasnya.
Raihan dua medali emas dan satu perak tersebut diharapkan menjadi momentum positif bagi pembinaan Taekwondo Kabupaten Kendal. Selain mengangkat nama daerah, prestasi tersebut juga menjadi bekal berharga bagi para atlet untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. (SY)














