Guru SMP di Wonogiri Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Murid, Polisi Sebut Korban Bisa Bertambah

- Kontributor

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOGIRI, Tribuncakranews.com — Penyidik Satreskrim Polres Wonogiri menetapkan seorang guru SMP negeri ternama di Kabupaten Wonogiri berinisial JT alias JS, 55, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap muridnya. Warga Giriwono, Wonogiri itu kini resmi ditahan dan terancam hukuman hingga 15 tahun penjara ditambah sepertiga masa hukuman karena berstatus sebagai pendidik.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Agung Sedewo, mewakili Kapolres Wonogiri, Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa tersangka telah ditahan sejak Rabu (6/5/2026).

“Tersangka sudah ditahan sejak kemarin dan mengakui perbuatannya. Tersangka kami datangi di Kantor Dinas Pendidikan,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agung, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 415 huruf b juncto Pasal 456 KUHP serta Pasal 7, 12, 13, 14, dan 15 Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) Nomor 12 Tahun 2022.

Polisi mencatat saat ini terdapat lima laporan resmi yang masuk. Namun, penyidik juga menerima informasi lisan dari lebih dari 10 orang yang mengaku mengetahui atau pernah mengalami dugaan tindakan serupa.

Baca Juga:  Kapolres Wonogiri Perkuat Sinergitas dengan Bawaslu, Jaga Stabilitas Kamtibmas Pasca Pemilu

“Ada lima pelapor resmi, namun lebih dari 10 orang menyampaikan secara lisan, sehingga kemungkinan jumlah korban bisa bertambah.

Kejadian diduga berlangsung sejak 2012,” jelasnya.

Polres Wonogiri saat ini juga membuka posko pengaduan bagi warga yang diduga menjadi korban pencabulan di sekolah tersebut. Polisi mengimbau korban maupun keluarga korban agar tidak takut melapor karena identitas dan data korban dipastikan dirahasiakan.

“Silakan datang dan melapor. Data korban akan tetap dirahasiakan oleh Polres Wonogiri,” tegasnya.

Selain menahan tersangka, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian, rekaman video, hasil visum, dan keterangan para saksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Sriyanto, menyatakan bahwa JS telah dinonaktifkan dari tugas mengajar dan ditarik ke Dinas Pendidikan.

“Sementara sanksinya dibebastugaskan dari guru. Proses kepegawaian dan pemberian sanksi selanjutnya menjadi kewenangan Bupati melalui BKPSDM,”tulis Sriyanto melalui pesan WhatsApp.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Persatuan Jurnalis Wonogiri

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0722/Kudus, Tekankan “Zero Accident” dan Nol Pelanggaran 
Jumat Berkah di Samsat Karanganyar, Wajib Pajak Dapat Snack Gratis Saat Bayar Pajak Kendaraan
Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Jatiroto Diduga Keracunan MBG, Dinkes Wonogiri Turun Tangan
Menyewa Branjang di Rawa Pening, Warga Getasan Ditemukan Meninggal
“Kepalanya Bocor, Dimasukkan ke Bagasi Mobil,” Kesaksian di Sidang Prapid Persadaan Putra Jadi Sorotan
Polda Banten dan GPPMI Bangun Kolaborasi untuk Ciptakan Generasi Muda Produktif dan Peduli Sosial
Diduga Ada Keterangan Palsu dalam AJB, Ibu Surini Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polres Pekalongan
Terbongkar! Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Kapolresta: Kami Lindungi Korban dan Usut Tuntas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:36 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0722/Kudus, Tekankan “Zero Accident” dan Nol Pelanggaran 

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:20 WIB

Jumat Berkah di Samsat Karanganyar, Wajib Pajak Dapat Snack Gratis Saat Bayar Pajak Kendaraan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:45 WIB

Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Jatiroto Diduga Keracunan MBG, Dinkes Wonogiri Turun Tangan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:36 WIB

Guru SMP di Wonogiri Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Murid, Polisi Sebut Korban Bisa Bertambah

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:25 WIB

Menyewa Branjang di Rawa Pening, Warga Getasan Ditemukan Meninggal

Berita Terbaru