Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Jatiroto Diduga Keracunan MBG, Dinkes Wonogiri Turun Tangan

- Kontributor

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOGIRI, Tribuncakranews.com — Sebanyak 235 siswa dan tujuh guru di SMKN 1 Jatiroto diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai dari SPPG Jatiroto 1. Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri bersama pengelola SPPG.

Kepala SPPG Jatiroto 1, Richard, mengatakan pihaknya menerima laporan dari sekolah pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB terkait sejumlah siswa dan guru yang mengalami sakit perut serta diare.

“Tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB saya mendapat laporan dari pihak sekolah bahwa ada siswa dan guru yang mengalami sakit perut dan diare. Selanjutnya kami langsung melaporkan kepada pihak terkait dan Dinas Kesehatan untuk dilakukan uji laboratorium terhadap menu makanan yang dikonsumsi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai menerima laporan, pihak SPPG bersama tim terkait langsung mendatangi para siswa yang diduga mengalami gejala keracunan. Pengecekan dilakukan secara door to door ke rumah para korban.

Baca Juga:  Polsek Bungbulang Bersilaturahmi Bersama Sejumlah Pemuda Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Meski demikian, hingga Kamis sore belum ada korban yang dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sampai sore ini belum ada yang dirawat di rumah sakit,” tambah Richard.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri telah menerjunkan tim ke Kecamatan Jatiroto guna menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG masih menunggu proses pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mulai mengeluhkan gejala sakit perut dan diare pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB sebelum akhirnya dilaporkan kepada pengelola SPPG.

Para pelajar yang mengalami gejala diduga keracunan berasal dari beberapa kelas di SMKN 1 Jatiroto, disusul sejumlah guru yang turut mengeluhkan kondisi serupa.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan masih belum dapat dipastikan dan menunggu hasil laboratorium serta koordinasi lanjutan dari pihak terkait.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: PJW

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru SMP di Wonogiri Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Murid, Polisi Sebut Korban Bisa Bertambah
Menyewa Branjang di Rawa Pening, Warga Getasan Ditemukan Meninggal
“Kepalanya Bocor, Dimasukkan ke Bagasi Mobil,” Kesaksian di Sidang Prapid Persadaan Putra Jadi Sorotan
Polda Banten dan GPPMI Bangun Kolaborasi untuk Ciptakan Generasi Muda Produktif dan Peduli Sosial
Diduga Ada Keterangan Palsu dalam AJB, Ibu Surini Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polres Pekalongan
Terbongkar! Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Kapolresta: Kami Lindungi Korban dan Usut Tuntas
Taklimat Akhir Audit Kinerja Itdam IV/Diponegoro, Korem 072/Pamungkas Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Organisasi
Polsek Simo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:45 WIB

Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Jatiroto Diduga Keracunan MBG, Dinkes Wonogiri Turun Tangan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:36 WIB

Guru SMP di Wonogiri Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Murid, Polisi Sebut Korban Bisa Bertambah

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:25 WIB

Menyewa Branjang di Rawa Pening, Warga Getasan Ditemukan Meninggal

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:27 WIB

“Kepalanya Bocor, Dimasukkan ke Bagasi Mobil,” Kesaksian di Sidang Prapid Persadaan Putra Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:22 WIB

Polda Banten dan GPPMI Bangun Kolaborasi untuk Ciptakan Generasi Muda Produktif dan Peduli Sosial

Berita Terbaru