Bapas Pati Dorong Pendidikan dan Pelatihan sebagai Alternatif Pembinaan Anak Berhadapan dengan Hukum

- Kontributor

Selasa, 15 September 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara, Tribuncakranews.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pati terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum. Salah satunya melalui koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Jepara untuk menindaklanjuti rekomendasi pembinaan terhadap seorang anak berinisial H.B.A.

Koordinasi tersebut dilakukan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Pati, Satya Haprabu, dengan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Jepara di ruang kerja Kepala Dinas, Senin (14/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satya menyampaikan hasil penelitian kemasyarakatan (Litmas) sekaligus rekomendasi PK terkait penanganan perkara H.B.A. yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi diberikan setelah PK melakukan penggalian data dan informasi secara menyeluruh mengenai kondisi anak, keluarga, lingkungan sosial, serta berbagai faktor yang berkaitan dengan perkara yang dihadapi.

Dari hasil Litmas tersebut, PK merekomendasikan agar anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan atau pelatihan di lembaga pendidikan maupun Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS).

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan potensi, memperoleh keterampilan, memperbaiki perilaku, dan tetap melanjutkan masa depannya secara positif.

Pendekatan tersebut juga sejalan dengan prinsip bahwa pemidanaan terhadap anak merupakan upaya terakhir (ultimum remedium), sehingga penyelesaian perkara perlu tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

“Rekomendasi yang kami berikan tidak semata-mata melihat perkara yang dilakukan anak, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana anak dapat diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata kembali masa depannya. Karena itu, pendidikan atau pelatihan menjadi salah satu pilihan pembinaan yang kami nilai dapat memberikan manfaat positif bagi anak,” ujar Satya Haprabu.

 

Koordinasi Lintas Sektor untuk Tindak Lanjut Pembinaan

Baca Juga:  Resmi Dibuka! Porsadin VIII Bungbulang Cetak Santri Berprestasi, Berkarakter Islami, dan Cinta Budaya

Menurut Satya, koordinasi dengan DP3AP2KB menjadi bagian penting untuk memastikan rekomendasi PK dapat ditindaklanjuti secara konkret dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Pembahasan antara Bapas Pati dan DP3AP2KB Jepara diarahkan pada kemungkinan bentuk pendidikan maupun pelatihan yang tepat, dengan mempertimbangkan kondisi, kebutuhan, serta perkembangan anak.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi dukungan yang dapat diberikan pemerintah daerah dalam proses pembinaan dan perlindungan anak.

“Kami berharap koordinasi ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan. Dengan dukungan DP3AP2KB dan pihak terkait lainnya, anak diharapkan mendapatkan pendampingan serta kegiatan yang positif sehingga tidak mengulangi perbuatannya dan dapat kembali diterima dengan baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” lanjut Satya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Taruna AKIP yang sedang melaksanakan kegiatan magang di Rutan Jepara. Keterlibatan tersebut khususnya dalam proses penggalian data dan informasi yang menjadi bagian dari penyusunan Litmas.

 

Kepentingan Terbaik Anak Menjadi Prioritas

Koordinasi Bapas Pati dengan DP3AP2KB Jepara menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum.

Penanganan perkara anak tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan masa depan, pendidikan, keterampilan, kondisi keluarga, serta lingkungan sosial anak.

Melalui sinergi lintas sektor, rekomendasi PK diharapkan tidak berhenti pada dokumen Litmas, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi anak.

Bapas Pati berkomitmen terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk mendukung pelaksanaan pembimbingan, pendampingan, dan pembinaan anak.

Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong anak untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, menghindari pengulangan tindak pidana, serta kembali menjalani kehidupan secara positif di tengah keluarga dan masyarakat.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Bapas Pati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Keluhkan Dugaan Pungli Dan Calo di Samsat Pemalang
.Management Talenta atau Sekadar Putar Kursi? — 11 Pejabat Eselon II KBB Mayoritas Wajah Lama
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Resmi Buka Layanan Radioterapi, Jadi Pusat Rujukan Kanker Jawa Tengah Selatan
Lapas Pati Sulap Kotoran Ayam dan Bebek Menjadi Pupuk Kompos untuk Dukung Pertanian
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Semarak Pembukaan MTQ Nasional XXXI Terpusat di Simpang Lima
Anggota FERADI WPI Diduga Dikeroyok, Organisasi Bentuk Tim Khusus & Kawal Hukum Hingga Tuntas ​
LSM Tamperak Bongkar Dugaan Tender Dikondisikan di Purworejo, Polisi Mulai Periksa dan Telusuri Bukti
Sleman Day ber-AKSARA Hanya di FKY 2026 JOGJA BANGET!!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:53 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungli Dan Calo di Samsat Pemalang

Selasa, 15 September 2026 - 10:41 WIB

Bapas Pati Dorong Pendidikan dan Pelatihan sebagai Alternatif Pembinaan Anak Berhadapan dengan Hukum

Selasa, 15 September 2026 - 10:37 WIB

.Management Talenta atau Sekadar Putar Kursi? — 11 Pejabat Eselon II KBB Mayoritas Wajah Lama

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Resmi Buka Layanan Radioterapi, Jadi Pusat Rujukan Kanker Jawa Tengah Selatan

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Lapas Pati Sulap Kotoran Ayam dan Bebek Menjadi Pupuk Kompos untuk Dukung Pertanian

Berita Terbaru

Berita

Warga Keluhkan Dugaan Pungli Dan Calo di Samsat Pemalang

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:53 WIB