Garut, Tribuncakranews.com – Suasana hangat kumpul keluarga di Kampung Babakan tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam pada Senin sore, (29/6/ 2026). Sebuah kecelakaan fatal akibat korsleting listrik menghanguskan sebuah rumah permanen milik Jejen Jenal Hakim dan Hasan Hidayat di RT 003/ RW 001, Desa Guna Mekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.
Suara Gemuruh Maut di Atas Atap
Sore itu, sekitar pukul 14.47 WIB, pemilik rumah sedang asyik berkumpul bersama keluarga tercinta. Kebahagiaan tersebut seketika sirna saat telinga mereka menangkap suara gemuruh aneh dan menakutkan dari arah atap rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat melangkah keluar untuk memeriksa, betapa terkejutnya mereka melihat kobaran api raksasa sudah membubung tinggi, melahap bagian atas bangunan.
Dalam kondisi panik dan histeris, pemilik rumah langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Wilayah 2 Bungbulang.
Perjuangan Melawan Kobaran Api Mendapat laporan darurat, armada pemadam kebakaran langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu 10 menit, petugas sudah tiba di lokasi yang berjarak sekitar 5 km tersebut. Namun, tantangan berat harus dihadapi: akses jalan yang sempit membuat unit mobil pemadam tidak bisa masuk ke titik lokasi!.
Tak hilang akal, petugas bersama warga setempat, perangkat desa, Babinsa, dan anggota Polsek bahu-membahu melakukan aksi heroik. Mereka memanfaatkan mesin pompa floating pump apung untuk menyedot air dari kolam terdekat demi menjinakkan si jago merah yang kian beringas.
Pertempuran Sengit Berlangsung Selama 180 Menit!
Petugas harus berjibaku melawan hawa panas dan asap pekat dari pukul 15.05 WIB hingga akhirnya api benar-benar berhasil dipadamkan total pada pukul 17.05 WIB.
Kerugian Berdarah, Beberapa Nyawa Berhasil Selamat
Amukan api yang begitu hebat membuat seluruh area rumah permanen seluas 110 m² tersebut ludes tak tersisa.
Harta benda senilai kurang lebih Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) hangus menjadi abu dalam sekejap mata. Tidak ada aset bangunan yang berhasil diselamatkan dari amukan api ini.
Namun, di balik duka mendalam dan kerugian materiil yang luar biasa besar tersebut, mukjizat masih berpihak pada keluarga ini. Sebanyak beberoa jiwa yang berada di dalam rumah berhasil diselamatkan tanpa ada korban luka maupun korban meninggal dunia.
Kini, kampung yang semula tenang itu menyisakan puing-puing hitam saksi bisu kemarahan si jago merah, meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga yang kini kehilangan tempat bernaung.
Penulis : Enjang
Editor : Khanza Haryati













