Cilacap, Tribuncakranews.com – Sejumlah awak media yang hendak melakukan silaturahmi sekaligus meminta klarifikasi terkait dugaan ketidaksesuaian proyek jalan rabat beton di Desa Paberasan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, mengaku mengalami kejadian yang dinilai kurang mencerminkan pelayanan publik dari keluarga seorang kepala desa.
Kedatangan wartawan ke kediaman Kepala Desa Paberasan, Darsun, bertujuan untuk melakukan konfirmasi mengenai dugaan pekerjaan proyek jalan rabat beton yang disebut-sebut tidak sesuai spesifikasi teknis (bestek) dan anggaran yang bersumber dari instansi terkait. Namun, saat rombongan media mengucapkan salam dan meminta bertemu dengan kepala desa, istri Darsun disebut menyampaikan bahwa suaminya sedang berada di luar rumah.
Akan tetapi, berdasarkan pengamatan sejumlah wartawan yang berada di lokasi, Darsun diduga justru berada di area samping rumahnya. Bahkan, menurut keterangan saksi di lapangan, istri kepala desa sempat menghampiri suaminya dan memberikan isyarat tertentu sebelum akhirnya Darsun keluar menemui tamu yang datang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan awak media. Sebab, sebagai pejabat publik, kepala desa dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk membuka ruang komunikasi dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat maupun insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik.
Sejumlah pihak berharap Camat Sampang dapat melakukan pembinaan kepada jajaran pemerintah desa agar pelayanan terhadap masyarakat dan media dapat berjalan dengan baik. Sikap terbuka dan komunikasi yang sehat dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Di sisi lain, dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek jalan rabat beton di wilayah Desa Paberasan juga menjadi perhatian. Awak media menyatakan akan terus menelusuri informasi terkait spesifikasi pekerjaan, penggunaan anggaran, serta kesesuaian pelaksanaan proyek dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Paberasan, Darsun, belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut maupun peristiwa saat wartawan datang untuk melakukan konfirmasi. Mbah Wasis (*)












