FIB UNDIP Rayakan Dies Natalis ke-61 melalui Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji

- Kontributor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNDIP, Semarang (13/10) – tribuncakranews.com

Kebudayaan tidak cukup dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga perlu menjadi dasar dalam membangun masyarakat, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan menentukan arah pembangunan. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji dalam rangka Dies Natalis ke-61 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP), Selasa, 13 Oktober 2026, di Art Center UNDIP.

Mengusung tema “Merawat Budaya, Membangun Peradaban”, kegiatan ini mengajak civitas academica dan masyarakat untuk melihat kebudayaan sebagai bagian dari kehidupan yang terus berkembang. Kebudayaan tidak hanya hadir melalui kesenian, tradisi, dan benda pusaka, tetapi juga membentuk cara manusia memperlakukan sesama, mengelola lingkungan, dan mengambil keputusan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa kebudayaan merupakan fondasi yang perlu hadir dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk politik, pemerintahan, tata ruang, arsitektur, serta pengembangan ilmu pengetahuan.

“Kebudayaan adalah seluruh siklus hidup yang menjadi batang dan akar dari sebuah kehidupan, yang melahirkan produktivitas keilmuan, yang pada akhirnya melahirkan cabang, ranting, daun, bunga, dan buah,” ujarnya.

Menurut Dedi, pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik wilayah, termasuk kondisi tanah, air, udara, dan lingkungan setempat, agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta berkelanjutan.

Ia juga mengaitkan kebudayaan dengan keteladanan pemimpin. Dalam kehidupan politik dan pemerintahan, nilai budaya tidak cukup disampaikan melalui wacana, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dedi turut menyoroti pentingnya memahami warisan budaya secara lebih mendalam. Menurutnya, kisah pewayangan, keris, kujang, dan berbagai peninggalan sejarah tidak semestinya berhenti menjadi objek nostalgia, melainkan perlu dikaji untuk menemukan pengetahuan dan gagasan yang relevan bagi masa depan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UNDIP Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., yang mewakili Rektor UNDIP, mengapresiasi penyelenggaraan Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji.

“Kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang harus kita simpan di museum. Kebudayaan adalah cara manusia memaknai kehidupan, memperlakukan sesamanya, menggunakan kekuasaan, menyelesaikan perbedaan, dan menentukan masa depannya,” ujar Wijayanto.

Baca Juga:  Jelang Perapatan Luhur di Madiun, Polres Wonogiri Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan

Wijayanto turut menyampaikan harapan agar FIB UNDIP terus meningkatkan publikasi, sitasi, dan reputasi akademik hingga mampu menembus 500 besar dunia atau bahkan lebih.

*FIB UNDIP Perkuat Riset dan Reputasi Internasional*

Dekan FIB UNDIP, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., menjelaskan bahwa dalam QS World University Rankings by Subject 2026, bidang Arts and Humanities UNDIP berada pada peringkat 501–550 dunia. Capaian tersebut menjadi pijakan bagi FIB UNDIP untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi serta memperluas kolaborasi akademik guna menembus 500 besar dunia.

Menurut Prof. Alamsyah, upaya internasionalisasi perlu berjalan seiring dengan penguatan pemahaman terhadap budaya Indonesia. Perguruan tinggi tidak hanya perlu belajar dari pengetahuan global, tetapi juga mengembangkan pengetahuan yang berangkat dari pengalaman masyarakat dan kekayaan budaya Indonesia.

“Reputasi internasional memerlukan integritas yang dijaga dalam setiap tindakan,” tegas Prof. Alamsyah.

Ia menambahkan, penguatan reputasi akademik memerlukan dukungan seluruh unsur fakultas, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra.

*Pameran Tosan Aji, Merawat Pengetahuan di Balik Warisan Budaya*

Selain orasi budaya, peringatan Dies Natalis ke-61 FIB UNDIP menghadirkan Pameran Tosan Aji yang mempertemukan warisan budaya berupa keris dengan pengetahuan sejarah, keterampilan, dan tradisi yang menyertainya.

Pameran ini melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Paguyuban Panemwojo, Museum Ronggowarsito, serta para pemerhati dan pelaku tradisi Tosan Aji. Kurasi pameran turut melibatkan Prof. Dr. Ir. Widianto, S.U., dr. Irwan Santoso, Sp.PD., Ki Pandu dari Senopati Nusantara, dan Ki Geman dari komunitas Panemwojo di Jepara, yang tergabung dalam Paguyuban Empu Wesi Aji Jepara. Melalui peringatan Dies Natalis ke-61 ini, FIB UNDIP menegaskan komitmennya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berakar pada kebudayaan, memperkuat integritas akademik, serta meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat. Upaya merawat budaya diharapkan tidak berhenti pada pelestarian warisan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan peradaban yang menghargai manusia dan lingkungannya.

 

TCN

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

159 Warga Binaan Lapas Purworejo Jalani Tes Urine, Seluruh Hasil Dinyatakan Negatif
Mie Ayam Tono 11 Buka Outlet di Purworejo, Tempe Kemul Khas Wonosobo Jadi Daya Tarik
Perkuat Ketahanan Medis di Pelosok Papua, TEP UNDIP Latih Kader Kesehatan
Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat di Katingan Jadi Sorotan Masyarakat
Pengeroyokan Maut di Pantura Demak Terungkap, 3 Orang Ditangkap Resmob
Program Pernikahan Massal Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Dorong Edukasi Pernikahan Sesuai Syariah dan Adat
Danrem 072/Pamungkas Silaturahmi dengan Kapolda DIY, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:23 WIB

159 Warga Binaan Lapas Purworejo Jalani Tes Urine, Seluruh Hasil Dinyatakan Negatif

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Mie Ayam Tono 11 Buka Outlet di Purworejo, Tempe Kemul Khas Wonosobo Jadi Daya Tarik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Perkuat Ketahanan Medis di Pelosok Papua, TEP UNDIP Latih Kader Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:04 WIB

FIB UNDIP Rayakan Dies Natalis ke-61 melalui Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat di Katingan Jadi Sorotan Masyarakat

Berita Terbaru