PURWOREJO, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Mie Ayam Tono 11 Khas Wonosobo resmi membuka outlet di depan Hotel Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2026). Kehadiran usaha kuliner ini menambah pilihan makanan bagi masyarakat, dengan menyajikan mi ayam dalam berbagai varian serta tempe kemul khas Wonosobo sebagai menu pendamping.
Pemilik Mie Ayam Tono 11 Khas Wonosobo, Fifi Nuraeni Rachman, mengatakan pembukaan outlet tersebut merupakan upaya memperkenalkan cita rasa kuliner Wonosobo kepada masyarakat di luar daerah asalnya.
“Kami ingin menghadirkan pilihan kuliner yang memiliki cita rasa berbeda bagi masyarakat Purworejo. Selain mi ayam khas Wonosobo, kami juga menghadirkan tempe kemul. Harapannya, masyarakat bisa menikmati cita rasa Wonosobo tanpa harus pergi jauh ke daerah asalnya,” ujar Fifi, Kamis (15/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, usaha kuliner tersebut dikembangkan oleh pengusaha asal Kebumen yang memilih menghadirkan sajian khas Wonosobo di Purworejo. Langkah ini sekaligus menambah alternatif kuliner di tengah berkembangnya usaha makanan dan minuman di Kabupaten Purworejo.
Tawarkan Empat Varian Mi Ayam
Mie Ayam Tono 11 menyediakan empat varian mi ayam dengan harga yang dapat disesuaikan dengan pilihan pelanggan. Mi ayam reguler dijual Rp13.000 per porsi, sedangkan mi ayam bakso dibanderol Rp17.000.
Bagi pelanggan yang menyukai pangsit, tersedia mi ayam pangsit basah seharga Rp19.000 dan mi ayam pangsit kering seharga Rp15.000 per porsi.
Menurut Fifi, pelanggan juga dapat memilih sendiri makanan pendamping sesuai selera. Konsep tersebut memberikan keleluasaan kepada pengunjung untuk melengkapi pesanan dengan berbagai pilihan makanan.
“Ini yang membedakan kami dengan tempat lain. Pengunjung bisa memilih topping atau makanan pendamping sendiri,” katanya.
Tempe Kemul Jadi Menu Andalan Pendamping
Selain mi ayam, tempe kemul menjadi salah satu menu yang ditawarkan di outlet tersebut. Makanan khas Wonosobo ini berbahan dasar irisan tempe yang dibalut adonan tepung berbumbu, kemudian digoreng hingga matang.
Kata kemul dalam bahasa Jawa berarti selimut, merujuk pada lapisan adonan tepung yang membungkus tempe. Perpaduan bumbu, seperti kunyit dan bawang putih, memberikan cita rasa gurih serta aroma khas.
Di Mie Ayam Tono 11, tempe kemul dijual dengan harga Rp2.000 per porsi. Selain cocok disantap bersama mi ayam, makanan ini juga kerap dinikmati sebagai camilan, terutama pada sore hari.
Pilihan makanan pendamping lainnya meliputi tahu bakso dan sosis Solo yang masing-masing dijual Rp4.000. Sementara itu, sate telur puyuh, ceker, dan lumpia sayur tersedia dengan harga masing-masing Rp3.000.
Dengan pilihan tersebut, pelanggan dapat memadukan mi ayam dengan makanan pendamping sesuai selera dan anggaran.
Pilihan Minuman Mulai Rp1.000
Untuk melengkapi menu makanan, Mie Ayam Tono 11 juga menyediakan beragam minuman. Pilihannya antara lain Es Teh Wonosobo seharga Rp5.000, Es Teh Kampul Rp7.000, Es Jeruk Dieng Rp8.000, dan Es Jeruk Kelapa Rp12.000.
Bagi pelanggan yang menginginkan minuman berbahan kelapa, tersedia Es Kelapa Murni dengan harga Rp10.000. Adapun air es dijual Rp2.000, air putih biasa Rp1.000, dan air mineral Rp4.000.
Ragam menu tersebut memberikan alternatif bagi pelanggan untuk menikmati makanan dan minuman dalam satu tempat dengan pilihan harga yang bervariasi.
Warga Sambut Kehadiran Usaha Kuliner Baru
Kehadiran Mie Ayam Tono 11 Khas Wonosobo mendapat sambutan positif dari Hartoyo, warga Purworejo. Ia menilai bertambahnya usaha kuliner dapat memperkaya pilihan makanan masyarakat sekaligus menunjukkan kreativitas pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis.
“Kami berharap kehadiran usaha seperti ini menambah pilihan kuliner sekaligus menunjukkan kreativitas pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis,” kata Hartoyo.
Ia juga berharap usaha kuliner baru dapat meramaikan persaingan bisnis secara sehat dan memberikan lebih banyak alternatif bagi masyarakat dalam menikmati beragam sajian makanan.
Hartoyo mengajak masyarakat untuk turut mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo.
“Kami mengajak warga Purworejo untuk meramaikan UMKM di Kabupaten Purworejo,” ujarnya.
Dengan menghadirkan mi ayam dalam sejumlah varian, tempe kemul khas Wonosobo, aneka makanan pendamping, serta pilihan minuman dengan harga bervariasi, Mie Ayam Tono 11 diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kuliner bagi masyarakat Purworejo sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah lain kepada konsumen setempat. ( Surjono )














