Lubuklinggau, Tribuncakranews.com – Kondisi memprihatinkan dialami seorang warga di Kecamatan Lubuklinggau Ulu, Kelurahan Lubuklinggau Ulu, RT 02 Gang Langgar, Kampung Legok, rumah nomor 48, Kota Lubuklinggau.
Warga tersebut bernama Nursia (60), seorang janda yang telah ditinggal wafat suaminya lebih dari tiga tahun lalu. Hingga kini, ia harus bertahan hidup seorang diri di rumah tua dengan kondisi atap bocor yang sudah tidak layak huni.
Dalam kesehariannya, Nursia bekerja sebagai pengasuh anak kecil dengan penghasilan sekitar Rp300 ribu per bulan. Dengan penghasilan tersebut, ia mengaku hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sehingga tidak mampu merenovasi rumahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagaimana mau merenovasi rumah, untuk makan sehari-hari saja sudah sangat sulit dengan gaji segitu,” ujarnya saat menyampaikan keluhan kepada awak media.
Ia berharap Pemerintah Kota Lubuklinggau dapat melihat dan mengetahui kondisi yang dialaminya. Terlebih, saat hujan deras disertai angin, atap rumah bocor sehingga membuatnya tidak bisa beristirahat dengan tenang.
“Kalau hujan dan angin, saya tidak bisa tidur. Air masuk ke dalam rumah. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah ini agar bisa mengurangi beban hidup saya,” tuturnya.
Nursia juga berharap perhatian dari pemerintah setempat, Pemkot Lubuklinggau, hingga pemerintah pusat agar keluhan yang disampaikannya melalui pemberitaan ini dapat didengar dan ditindaklanjuti.
Penulis : Andi Irawan
Editor : Redaksi













