Oknum Kepala Desa di Kecamatan Sumbang Dilaporkan Terkait Dugaan Penganiayaan

- Kontributor

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas, Tribuncakranews.com – Seorang wanita berinisial MA, ibu rumah tangga muda yang berdomisili di Kelurahan Grendeng RT 02 RW 03, Kecamatan Purwokerto Utara, melaporkan empat orang terduga pelaku penganiayaan ke Polresta Banyumas. Rabu, 21/1/2026.

Keempat terlapor masing-masing berinisial Al, NA, Di, serta Ki yang merupakan oknum Kepala Desa di wilayah Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Dalam laporannya, korban menyampaikan bahwa ia mengalami sejumlah luka akibat dugaan penganiayaan tersebut. MA mengalami memar di lengan kanan dan kiri, lecet di bagian kaki, serta pusing di kepala yang diduga akibat pukulan. Beruntung saat kejadian ia sedang mengenakan helm sehingga dapat meminimalisir benturan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oknum Kades Bantah Melakukan Pemukulan

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, oknum Kepala Desa berinisial Ki atau Tn membantah tuduhan pemukulan terhadap korban.

“Saya tidak pernah memukul korban. Luka di kaki dan tangan itu akibat korban jatuh. Kejadian bermula karena rasa kecewa saya terhadap sikap korban. Selama ini dia sudah saya bantu kebutuhan hidupnya, termasuk biaya sekolah anaknya, tetapi perilakunya tidak berubah,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pada 3 Januari 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, dirinya bertemu korban dan bermaksud menasihati. Namun, menurutnya, teman pria korban yang juga berada di lokasi tidak terima sehingga terjadi keributan.

“Teman prianya itu malah menikam saya. Setelah itu terjadilah baku hantam antara teman pria korban dengan saya dan rekan-rekan saya. Atas kejadian tersebut, teman pria korban, AM, juga telah melapor ke Polsek Sumbang,” ungkapnya.

Kuasa Hukum Korban Minta Proses Hukum Berjalan Objektif

Kuasa hukum korban AM, Alek Irawan Supriyatmoko, S.H., yang mendampingi proses pemeriksaan di Unit PPA Polresta Banyumas, menegaskan bahwa pihaknya berharap kasus ini ditangani secara profesional.

“Harapan saya, permasalahan ini diselesaikan lewat jalur hukum yang seadil-adilnya. Korban adalah seorang wanita yang seharusnya mendapat perlindungan, bukan perlakuan seperti ini.

Kami hanya mengawal agar proses hukum berjalan objektif dan ditangani secara serius oleh penyidik PPA Polresta Banyumas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Banyumas masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait laporan dari kedua belah pihak.

Penulis : Iwan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Iwan Banyumas

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GWI Bantah Tuduhan Penyekapan oleh Korem dan Pemerasan terhadap LPKRI di Denpasar
Danrem 072/Pamungkas Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-127 di Kebumen
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton per Hari
Pesantren Kilat Ramadhan di SMK NU Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif
Viral di Medsos, Nenek Pikun Terlantar Akhirnya Pulang — Polsek Tanah Jawa Lacak Keluarga Hanya dalam Sehari!
Exit tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel
Petugas Damkar Bungbulang di Serbu Pengendara. Bagi-Bagi Takjil Gratis Berlokasi Depan Kantor 
Silaturahmi Ulama dan Umara Perkuat Persatuan Bangsa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WIB

GWI Bantah Tuduhan Penyekapan oleh Korem dan Pemerasan terhadap LPKRI di Denpasar

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:46 WIB

Danrem 072/Pamungkas Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-127 di Kebumen

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:59 WIB

Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton per Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:35 WIB

Pesantren Kilat Ramadhan di SMK NU Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:30 WIB

Viral di Medsos, Nenek Pikun Terlantar Akhirnya Pulang — Polsek Tanah Jawa Lacak Keluarga Hanya dalam Sehari!

Berita Terbaru