Karanganyar, Tribuncakranews.com — Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Satlantas Polres Karanganyar melalui kegiatan Polantas Menyapa yang kembali digelar di lingkungan Satlantas Karanganyar, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat dalam memahami proses administrasi kendaraan bermotor, mulai dari pengurusan BPKB, mutasi kendaraan, hingga balik nama.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Petugas memberikan penjelasan secara rinci dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai alur dan persyaratan setiap proses administrasi kendaraan.
Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kini semakin transparan dan praktis. Masyarakat cukup menyiapkan dokumen seperti KTP, STNK, bukti kepemilikan kendaraan, serta hasil cek fisik kendaraan. Seluruh biaya telah sesuai dengan ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga memberikan kepastian dan keterbukaan dalam pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, petugas juga mengedukasi prosedur mutasi kendaraan, baik mutasi keluar maupun masuk daerah. Untuk mutasi keluar, masyarakat dapat melakukan pencabutan berkas di Samsat asal dengan membawa dokumen lengkap. Sementara itu, mutasi masuk dilakukan di Samsat tujuan dengan melampirkan surat mutasi dari daerah asal sebagai dasar penerbitan dokumen baru sesuai domisili pemilik.
Proses balik nama kendaraan juga menjadi perhatian utama. Masyarakat dapat melakukan balik nama dengan melengkapi persyaratan berupa KTP pemilik baru, BPKB, STNK, serta kuitansi jual beli. Adapun biaya yang dikenakan meliputi pajak kendaraan bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang disesuaikan dengan nilai kendaraan serta kebijakan daerah.
Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Razes Pernando Manurung, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, mudah, dan bebas dari praktik percaloan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat. Harapannya, masyarakat dapat mengurus administrasi kendaraan secara mandiri dengan aman, nyaman, dan tanpa perantara,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan semakin meningkat. Pendekatan pelayanan yang humanis dan informatif juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.
Penulis : Khanza Haryati
Editor : Khanza Haryati













