Viral Dugaan Perselingkuhan Dua Guru SD, Dinas Pendidikan Purbalingga Tak Tinggal Diam

- Kontributor

Selasa, 7 April 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURBALINGGA, Tribuncakranews. com | PNN NEWS — Dugaan perselingkuhan yang menyeret dua oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, kian memantik perhatian publik. Di tengah derasnya sorotan, Dinas Pendidikan Purbalingga akhirnya angkat bicara dan menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus yang dinilai mencoreng marwah dunia pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga, Heru SW, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi yang beredar di masyarakat. Kedua oknum guru langsung dipanggil untuk dimintai klarifikasi guna memastikan fakta di balik dugaan hubungan terlarang tersebut.

“Begitu laporan masuk, kami langsung memanggil yang bersangkutan. Dari hasil klarifikasi awal, memang benar telah terjadi peristiwa penggerebekan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski keduanya diketahui tengah dalam proses perceraian—MH menggugat cerai istrinya, sementara RS juga mengajukan hal serupa terhadap suaminya—Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan tameng pembenar atas dugaan pelanggaran etik sebagai ASN.

“Status pribadi tidak menghapus tanggung jawab moral dan etik sebagai tenaga pendidik. Ini yang sedang kami dalami,” tegas Heru.

Saat ini, proses pendalaman terus berjalan. Pengumpulan bukti dan klarifikasi lanjutan dilakukan secara intensif untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran disiplin serta kode etik ASN. Dinas Pendidikan memastikan tidak akan ada kompromi jika terbukti terjadi pelanggaran.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran yang mencederai kepercayaan publik. Jika terbukti, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Purbalingga. Guru yang seharusnya menjadi teladan justru terseret dalam persoalan yang mencederai nilai moral dan integritas. Publik kini menanti, apakah penanganan kasus ini akan benar-benar berujung pada penegakan disiplin yang tegas, atau kembali berhenti pada janji tanpa realisasi.

Sorotan masyarakat semakin menguat: penegakan etika ASN tak boleh setengah hati. Transparansi dan akuntabilitas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan di Sebelah Kantor Kecamatan Kawunganten Terbengkalai, Warga Protes
Menguji Nyali Endah – Joko: Menutup Lubang Penguapan PAD Puluhan Milyar dari Oknum dan Sistem Gagap
Korem 072/Pamungkas Gelar Syukuran Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2026
Pegawai dan Klien Bapas Pati Gelar Bakti Sosial di Gereja Katolik St. Antonius Langse Pati
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dimakamkan dengan Upacara Militer
Warga Desa Ingin Maju Masih Andalkan Air Hujan, KPKM RI Layangkan Surat Desak ke Pemkab dan DPRD Dairi
Perkuat Kepastian Hukum, Kejari Simalungun Tinjau Langsung Aset Rampasan Negara di Kabupten Batubara
Kabur Ke Atap Seng Tak Berhasil, Unit Reskrim Polsek Bangun Bekuk Pelaku Serial Pencurian Lintas Wilayah Di Pematangsiantar
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:44 WIB

Jalan di Sebelah Kantor Kecamatan Kawunganten Terbengkalai, Warga Protes

Selasa, 7 April 2026 - 17:40 WIB

Menguji Nyali Endah – Joko: Menutup Lubang Penguapan PAD Puluhan Milyar dari Oknum dan Sistem Gagap

Selasa, 7 April 2026 - 17:36 WIB

Korem 072/Pamungkas Gelar Syukuran Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2026

Selasa, 7 April 2026 - 17:18 WIB

Pegawai dan Klien Bapas Pati Gelar Bakti Sosial di Gereja Katolik St. Antonius Langse Pati

Selasa, 7 April 2026 - 17:08 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dimakamkan dengan Upacara Militer

Berita Terbaru