Kandang Sapi Terbakar, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Ternak di Ngrampal

- Kontributor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, Tribuncakranews.com – Kebakaran melanda sebuah kandang sapi milik warga di Dukuh Wates RT 13, Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Polisi bersama warga bergerak cepat melakukan upaya pemadaman dan penyelamatan ternak di tengah kobaran api yang terus membesar.

Kebakaran diketahui ketika saksi Ristono (45) hendak pulang dari rumah Slamet Riyatno (38), yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban Sutar (65). Saat itu, Ristono melihat kepulan asap tebal berasal dari kandang sapi yang berada di belakang rumah Sutar.

Ristono bersama Slamet kemudian mendatangi lokasi. Keduanya mendapati jerami di dalam kandang telah terbakar. Situasi semakin genting lantaran terdapat dua ekor sapi yang masih dalam kondisi terikat di dalam kandang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya sempat berupaya melepaskan tali pengikat sapi untuk menyelamatkan ternak. Namun, kobaran api yang semakin membesar membuat upaya tersebut sulit dilakukan.

Mereka kemudian meminta bantuan warga sekitar dan bersama-sama melakukan pemadaman menggunakan air dari jaringan PAM melalui selang.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Polsek Ngrampal langsung bergerak ke lokasi untuk membantu penanganan kebakaran, mengamankan area serta bersama masyarakat melakukan upaya pemadaman dan penyelamatan.

Petugas juga berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Sragen. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan bersinergi dengan personel Polsek Ngrampal, Koramil Ngrampal serta warga hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:  Tim Gegana Brimob Pati Periksa Paket Mencurigakan di Kudus, Ternyata Berisi Sayuran

Dari dua ekor sapi yang berada di dalam kandang, satu ekor mengalami luka bakar parah namun masih hidup. Atas persetujuan pemilik, sapi tersebut kemudian disembelih oleh warga bernama Naryo untuk mencegah kondisi yang lebih buruk.

Kandang yang terbakar diketahui berbahan kayu tahun dan seng. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Dari hasil pengecekan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas diang atau pembakaran/pengasapan yang dilakukan di sekitar kandang. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendataan dan pengecekan di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui jajaran Polsek Ngrampal menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi bagian penting dalam setiap kejadian kebakaran, khususnya untuk mencegah api meluas dan menyelamatkan warga maupun hewan ternak.

Sinergi antara polisi, TNI, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dalam kejadian tersebut berhasil mencegah kebakaran meluas ke lingkungan sekitar.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang menggunakan api, terutama di sekitar kandang, tumpukan jerami, lahan kering maupun bangunan berbahan mudah terbakar. Kelalaian sekecil apa pun dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian besar.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sragen Gelar Operasi Sarang Narkoba, Pengunjung Karaoke Jalani Tes Urine Acak
Bobol Outlet Ayam Crispy di Kudus, Pemuda 18 Tahun Gasak 4 Tabung Elpiji hingga Minyak Goreng
Resmi Berganti !  Ini Pesan AKBP Damus Asa dan Komitmen AKBP Rosana Albertina Labobar Pimpin Polres Gunungkidul
Kurang dari 1×24 Jam, Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Mobil di Gereja Kartasura
Nyaris Kabur Tinggalkan Sragen, Pelaku Penggelapan Honda Scoopy Diciduk Tim URC di Bus
Modus!! Pengangsu BBM Jenis Pertalite di Secang Berganti Unit Terus Beroprasi Sebut Sudah Berkoordinasi
Lahirkan “Deklarasi Bali”, Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Proyek Jalan Rp11,7 Miliar di Kulon Progo Disorot! Pengadukan Beton Pakai Ekskavator, Retak Memanjang Jadi Pertanyaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Polres Sragen Gelar Operasi Sarang Narkoba, Pengunjung Karaoke Jalani Tes Urine Acak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Bobol Outlet Ayam Crispy di Kudus, Pemuda 18 Tahun Gasak 4 Tabung Elpiji hingga Minyak Goreng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Resmi Berganti !  Ini Pesan AKBP Damus Asa dan Komitmen AKBP Rosana Albertina Labobar Pimpin Polres Gunungkidul

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Mobil di Gereja Kartasura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Nyaris Kabur Tinggalkan Sragen, Pelaku Penggelapan Honda Scoopy Diciduk Tim URC di Bus

Berita Terbaru