Garut, Tribuncakranews.com // Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mengirimkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk mendukung aksi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk sinergi antar-daerah dalam penanganan darurat bencana di Jawa Barat.
Bencana longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) tersebut dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang menyebabkan lereng labil dan menimbun permukiman warga. Berdasarkan data sementara, puluhan rumah mengalami kerusakan berat, dengan ratusan jiwa terdampak serta sejumlah korban dilaporkan hilang tertimbun material tanah.
Aksi Cepat di Lapangan Operasi BKO berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (24/1) hingga Minggu (25/1). Empat personel ahli dari BPBD Kabupaten Garut dikerahkan untuk memperkuat tim SAR gabungan. Tim ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Daris Hilman, didampingi oleh M. Raksa Perdana, Irsan Fauzan Ansori, dan M. Firdaus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada hari kedua operasi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD KBB, BPBD Garut, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan membagi wilayah pencarian menjadi tiga zona strategis yaitu Zona Barat Bawah yang berfokus pada aliran material ujung Zona Tengah yaitu area terdampak pemukiman paling padat, dan Zona Atas yaitu Area di sekitar mahkota longsoran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman, menyatakan bahwa timnya bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan pos komando setempat demi efektivitas pencarian.
“Kami tim dari BPBD Kabupaten Garut sudah bergabung dengan seluruh tim melakukan pencarian dan pertolongan, situasi terkini sudah beberapa tim yang turun langsung ke lokasi,” ujar Daris.
Kondisi Terkini Hingga Minggu sore (25/1), cuaca di lokasi terpantau berawan. Meski sempat terjadi ketegangan akibat adanya indikasi pergerakan tanah susulan yang mengancam keselamatan petugas, situasi berhasil dikendalikan. Operasi tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan tim (safety officer).
Data resmi mengenai jumlah total korban dan hasil temuan terbaru masih menunggu rilis berkala dari Incident Commander (IC) di bawah koordinasi Basarnas. Kehadiran BPBD Kabupaten Garut diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan meringankan beban warga terdampak di Kabupaten Bandung Barat.
Penulis : Enjang
Editor : Redaksi













