
KENDAL — Menyambut momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Amanat Nasional (PAN), Barisan Muda PAN (BM PAN) menggelar pesta rakyat bertajuk “PANggung Rakyat Merdeka” di Lapangan Pandansari, Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana meriah dan dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjadi ajang hiburan dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia, PANggung Rakyat Merdeka juga menjadi ruang bagi BM PAN untuk memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPP BM PAN, Slamet Ariyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus upaya menghadirkan kegembiraan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“PANggung Rakyat Merdeka ini bukan sekadar perayaan HUT RI. Ini adalah cara BM PAN merayakan kemerdekaan dengan cara yang paling PAN, yaitu bergembira bersama rakyat. Kami ingin kemerdekaan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat desa, lewat lomba-lomba rakyat, senam sehat, hingga pasar murah,” ujar Slamet.»
Menurutnya, kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya PAN untuk terus hadir di tengah rakyat. Politik, kata dia, tidak semestinya hanya berbicara mengenai kekuasaan, tetapi juga bagaimana menghadirkan manfaat dan kegembiraan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Jawa Tengah, Fani Dewinta P., menegaskan dipilihnya Kabupaten Kendal sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kendal dinilai memiliki potensi besar sekaligus menjadi salah satu basis kekuatan anak muda PAN di Jawa Tengah.
“Sebagai tuan rumah di Jawa Tengah, kami ingin memberikan yang terbaik untuk warga Kendal. Jawa Tengah itu kaya budaya, makanya kami hadirkan Kesenian Barongan Krido Singo Manggolo, ada juga penampilan BMPAN Band, dan saya sendiri akan ikut menghibur warga. Ini panggungnya rakyat, kita semua bersaudara,” ungkap Fani Dewinta P., yang akrab disapa Mbak Fani KDI.»
Dua Hari, Dikemas dengan Semangat Kebersamaan
PANggung Rakyat Merdeka dikemas selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Pada hari pertama, Jumat 21 Agustus, kegiatan berlangsung pukul 15.00-17.30 WIB dengan menghadirkan berbagai lomba rakyat khas perayaan 17 Agustusan. Masyarakat dapat mengikuti lomba balap karung, balap kelereng, tarik tambang, hingga lomba memasukkan pipet ke dalam botol.
Sementara puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu 22 Agustus mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan senam sehat bersama masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pagelaran Kesenian Barongan Krido Singo Manggolo.
Tak berhenti di hiburan, BM PAN juga menghadirkan PANsar Murah, berupa program tebus murah kebutuhan sembako bagi masyarakat, serta PANsar UMKM sebagai wadah pemberdayaan dan promosi bagi pelaku usaha lokal.
Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian hadiah dan doorprize yang telah disiapkan panitia. Hadiah utama yang disediakan antara lain satu unit sepeda motor dan satu unit kulkas, ditambah kipas angin serta puluhan doorprize hiburan lainnya.
Panggung rakyat tersebut juga dimeriahkan penampilan Kesenian Barongan Krido Singo Manggolo, Mbak Fani KDI, serta BMPAN Band.
BM PAN Dorong PAN Semakin Dekat dengan Generasi Muda
Di balik kemeriahan acara, BM PAN membawa pesan politik yang cukup kuat. Organisasi sayap kepemudaan PAN tersebut ingin menjadikan generasi muda sebagai bagian penting dalam perjalanan PAN menuju masa depan.
Slamet Ariyadi berharap BM PAN dapat menjadi motor penggerak partai dalam merebut hati dan perhatian generasi muda.
“Pesan saya, PAN harus kembali ke jati dirinya sebagai partai yang membela wong cilik. Harapan saya ke depan, BM PAN menjadi mesin penggerak utama PAN. Di 2029 nanti, 60 persen pemilih adalah anak muda. Maka BM PAN harus jadi jembatan agar PAN dicintai anak muda,” tegasnya.
Ia menambahkan, PAN harus mampu berkembang menjadi partai modern tanpa meninggalkan akar nilai agama dan kebangsaan.
“PAN harus jadi partai yang modern, tapi tetap berakar pada nilai agama dan kebangsaan. Sesuai amanat Ketum Bang Zulkifli Hasan, PAN harus membantu rakyat,” lanjutnya.
Senada dengan Slamet, Fani Dewinta P. berharap PAN ke depan mampu menjadi rumah besar bagi perempuan dan generasi Z.
“Pesan saya untuk keluarga besar PAN, mari kita jaga kekompakan. Politik itu harus menggembirakan, bukan menakut-nakuti. Harapan saya, PAN ke depan semakin dekat dengan perempuan dan Gen Z. Saya ingin PAN menjadi rumah yang aman dan memberi ruang bagi perempuan untuk memimpin,” ujarnya.
Fani juga menegaskan komitmen BM PAN Jawa Tengah untuk ikut memperkuat PAN di tingkat nasional.
“Dari Jateng, kita bantu menangkan PAN secara nasional. PAN Menang, Rakyat Senang!” pungkasnya.
Melalui PANggung Rakyat Merdeka, BM PAN menunjukkan bahwa momentum perayaan kemerdekaan dan hari jadi partai dapat dikemas dalam kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dari panggung hiburan, pemberdayaan UMKM, hingga pasar murah, kegiatan tersebut menjadi gambaran upaya menghadirkan politik yang lebih dekat, humanis, dan menggembirakan bagi rakyat. (SY)








