SFC Perdana Digelar di Kendal, 154 Atlet Bertarung, Empat Kades Turun ke Ring

- Kontributor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Tribuncakranews.com – Suasana GOR Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Sabtu (22/8/2026) malam, berlangsung meriah. Teriakan dan tepuk tangan penonton menggema mengiringi setiap pertandingan Sukorejo Fight Championship (SFC), event tarung bebas yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Kendal.

Gelaran tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian pertandingan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam event tersebut. Mereka menunjukkan kemampuan dan keberanian di atas ring untuk menghadapi lawan masing-masing dan memperebutkan kemenangan.

Namun, ada pemandangan menarik yang menjadi perhatian dalam gelaran SFC. Dari 154 atlet yang ambil bagian, terdapat empat kepala desa (kades) di Kabupaten Kendal yang turut turun ke atas ring dalam pertandingan persahabatan.

Ketua Event Organizer SFC, Ivan Bayu Hendrawan, mengatakan SFC merupakan event tarung bebas yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Kendal.

Menurut Ivan, gelaran perdana tersebut mendapat antusiasme cukup tinggi dengan jumlah peserta mencapai 154 atlet.

“Alhamdulillah SFC berlangsung sukses, diikuti 154 atlet, dan di situ ada empat kepala desa. Yaitu Kades Harjodowo Kecamatan Sukorejo, Kades Sendangsikucing Kecamatan Rowosari, Kades Kalipakis Kecamatan Sukorejo, dan Kades Blumah Kecamatan Plantungan,” bebernya.

Dorong Kickboxing Berkembang di Kendal

Ivan menjelaskan, penyelenggaraan SFC tidak sekadar menjadi tontonan atau ajang pertandingan. Event tersebut memiliki tujuan utama untuk mengembangkan olahraga beladiri, khususnya kickboxing, di Kabupaten Kendal.

Menurutnya, selama ini pertandingan kickboxing lebih banyak digelar di kota-kota besar. Karena itu, pihaknya berinisiatif menghadirkan event serupa di Kabupaten Kendal, dengan Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, sebagai lokasi penyelenggaraan perdana.

“Event SFC ini adalah yang pertama di Kabupaten Kendal. Saya tadi sudah izin Ibu Bupati, agar event ini bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Kendal, dan beliau mensupport juga mendukung,” jelasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah tersebut dapat menjadi modal awal agar SFC tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana, tetapi dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan dengan skala yang lebih besar.

Ivan juga menilai keikutsertaan empat kepala desa dalam pertandingan persahabatan memiliki pesan penting bagi masyarakat.

Menurutnya, kepala desa merupakan pemimpin sekaligus figur yang menjadi panutan di wilayah masing-masing. Karena itu, keterlibatan mereka di atas ring diharapkan dapat memberikan contoh sekaligus memotivasi masyarakat untuk lebih mengenal dan memasyarakatkan olahraga beladiri.

Empat Kades Adu Kemampuan di Atas Ring

Pertandingan persahabatan yang melibatkan para kepala desa berlangsung cukup menarik. Selain mempertemukan kepala desa dengan warga, terdapat pula duel persahabatan antarkepala desa.

Dalam pertandingan pertama, Kades Kalipakis Anwar berhadapan dengan warga bernama Aldi. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Anwar.

Selanjutnya, Kades Harjodowo Z Abidin menghadapi warga bernama Supriyadi. Pertandingan berlangsung hingga akhir dan berakhir dengan hasil seri.

Sementara itu, pertandingan persahabatan yang mempertemukan Kades Blumah Yazid Widakdo dengan Kades Sendangsikucing Harsoyo Budi Utomo dimenangkan oleh Harsoyo.

Meski berstatus sebagai pertandingan persahabatan dan sebagian peserta bukan petarung profesional, jalannya pertandingan tetap berlangsung penuh semangat. Para peserta menunjukkan keberanian, disiplin, serta sportivitas selama berada di atas ring.

Usai memenangkan pertandingan, Kades Kalipakis Anwar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga yang telah memberikan dukungan dalam ajang SFC.

Baca Juga:  SPBU Tombo Ati Sragen Bantah Dugaan Pungutan Tambahan, Tegaskan Layanan Sesuai Ketentuan

Menurutnya, kegiatan olahraga beladiri seperti SFC memiliki manfaat positif, terutama dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kemampuan mereka secara terarah.

“Alhamdulillah event ini sangat bagus sekali ya, kalau bisa sering dilaksanakan, karena bisa memotivasi dan bisa mengarahkan para remaja yang hobi tawuran untuk disalurkan kemampuannya di atas ring, siapa tahu kalian ada bakat yang terpendam. Mudah-mudahan event seperti ini bisa terus dilanjutkan,” ujarnya dengan semangat.

Jadi Wadah Positif bagi Generasi Muda

Hal senada disampaikan Kades Sendangsikucing Harsoyo Budi Utomo. Ia menilai olahraga beladiri dapat menjadi salah satu sarana untuk mengarahkan generasi muda agar menyalurkan kemampuan dan emosinya dalam kegiatan yang positif.

Menurut Harsoyo, daripada melakukan aksi tawuran di jalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masyarakat, para remaja yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga beladiri sebaiknya diberikan ruang untuk berlatih dan bertanding secara resmi.

“Kalau bisa setiap tahun diadakan. Ajak para remaja untuk naik di atas ring kalau ingin berkelahi, daripada jadi kreak-kreak di jalan. Saya juga mengajak para kades-kades di Kabupaten Kendal untuk bisa ikut event seperti ini, karena bisa memberikan contoh kepada masyarakat arti sebuah sportivitas,” ungkapnya, didampingi Kades Blumah.

Pesan tersebut menjadi salah satu nilai penting dalam penyelenggaraan SFC. Olahraga beladiri tidak hanya berbicara mengenai kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, pengendalian diri, keberanian, serta penghormatan terhadap lawan.

Target Cetak Atlet Kickboxing Berprestasi

Sementara itu, Ketua Kickboxing Indonesia Kabupaten Kendal yang juga menjadi bagian dari penyelenggara SFC, Eri Wijayanto, mengatakan event tersebut merupakan bagian dari upaya mengasah kemampuan para atlet kickboxing di Kabupaten Kendal.

Menurut Eri, semakin banyak event pertandingan yang diselenggarakan secara terarah, semakin besar pula kesempatan bagi atlet lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan.

Selain pembinaan atlet, pihaknya juga memiliki misi untuk menjaring bibit-bibit baru yang berpotensi membawa nama Kabupaten Kendal ke tingkat yang lebih tinggi.

“Itu adalah misi kami untuk merekrut banyak atlet kickboxing, supaya ke depannya bisa membawa nama baik Kabupaten Kendal di kancah nasional, bahkan internasional. Harapannya ke depan event ini bisa digelar lebih besar dan lebih banyak lagi peminatnya,” ungkap Eri.

Ia berharap SFC dapat berkembang dari tahun ke tahun, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas pertandingan, maupun cakupan penyelenggaraannya.

Dengan demikian, Kabupaten Kendal diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet kickboxing yang memiliki prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Eri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, Forkopimcam Sukorejo, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan SFC.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting sehingga event perdana tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

Gelaran SFC di GOR Desa Trimulyo pun diharapkan menjadi awal bagi berkembangnya olahraga kickboxing di Kabupaten Kendal. Selain menjadi panggung bagi para atlet untuk menguji kemampuan, event tersebut sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui jalur olahraga yang disiplin dan sportif.

Jika dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, SFC berpotensi menjadi salah satu agenda olahraga tahunan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembinaan atlet dan penguatan kegiatan positif bagi generasi muda di Kabupaten Kendal.

Penulis : SY

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Cidatar 3 Disorot Tajam, Dugaan Pengelolaan Limbah Bermasalah, Mendesak BGN Segera Turun Tangan
Pergelaran Seni Budaya Perguruan Brojomusti Nusantara Gunungpati, Jaran Eblek Jadi Upaya Melestarikan Tradisi
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Pajak Kendaraan Diduga Menunggak, FWJ Indonesia Minta Klarifikasi dan Penegakan Etik terhadap Anggota DPRD Jateng
Semarak HUT ke-81 RI: Korem 072/Pamungkas dan Ribuan Warga Bentangkan Merah Putih 481 Meter di Pantai Parangtritis
Puguh Kribo Terpilih menjadi Ketua ​IMANOT Fakultas Hukum Universitas Pancasila Pengurus Periode 2026–2027
Polres Sragen Kerahkan Brimob dan Ratusan Personel, Cipta Kondisi Diperketat
Kapolres Sragen Pimpin Langsung Pengamanan Aksi GENAP, 142 Personel Dikerahkan, Tim Negosiator Disiagakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

SFC Perdana Digelar di Kendal, 154 Atlet Bertarung, Empat Kades Turun ke Ring

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:05 WIB

SPPG Cidatar 3 Disorot Tajam, Dugaan Pengelolaan Limbah Bermasalah, Mendesak BGN Segera Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Pergelaran Seni Budaya Perguruan Brojomusti Nusantara Gunungpati, Jaran Eblek Jadi Upaya Melestarikan Tradisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Pajak Kendaraan Diduga Menunggak, FWJ Indonesia Minta Klarifikasi dan Penegakan Etik terhadap Anggota DPRD Jateng

Berita Terbaru