Garut, Tribuncakranews.com // Selama bulan Ramadhan kembali Alun-alun Bungbulang dipadati oleh para pedagang kaki lima. Hal tersebut sudah menjadi moment tahunan yang paling ramai untuk para pedagang kaki lima.
Suasana Alun-alun Bungbulang, mulai ramai sekira pukul 15.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. banyak warga yang berkunjung mendatangi Alun-alun Bungbulang.
Keadaannya terlihat strategis berada di tengah pusat kota, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas Satpol PP turut giat dengan memberikan arahan dan dukungan ke para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal diatas trotoar dan saluran.
Meraka mendapatkan dukungan melalui imbauan dan penertiban oleh petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Bungbulang yang dipimpin Kasi Trantib, Iim Ibrahim, S.I.P. Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, penertiban dan penataan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi trotoar sebagai hak bagi para pejalan kaki yang keberadaan banyak para pedagang kaki lima (PKL) sehingga di jalan raya timbul kemacetan.
“Kami tidak pernah melarang mereka untuk berjualan, asalkan jangan di trotoar karena dapat menimbulkan kemacetan dan menggangu pejalan kaki juga menghalangi keindahan,” ujarnya .
“Selain untuk menghindari macet, juga di imbau agar tidak membuang sampah sembarangan sehingga Alun-Alun tetap bersih dan indah”, lanjutnya.
Ia berharap dengan diterapkannya seperti ini para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di trotoar bisa lebih nyaman berjualannya di dalam Alun-alun sehingga
trotoar dapat dikembalikan sesuai dengan fungsinya.
“Alhamdulillah dengan kesadarannya para pedagang sudah lebih dulu pindah ke dalam Alun-alun,” ungkapnya.
“Tugas kami adalah menciptakan kenyamanan dan ketentraman dimasyarakat, karena hal tersebut adalah salahsatu pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sebelum ramadhan tiba awak media pernah mewawancarai ketua Komunitas Pedagang Alun-alun Bungbulang (KPAB) Kang Redi, mengatakan bahwa dirinya siap membenahi para pedagang agar jualannya di dalam alun-alun saja karena pihaknya sudah mendapatkan izin dari pemerintah terkait bahkan mendukung dengan adanya kegiatan seperti ini selama bulan Ramadhan apalagi banyak pelaku UMKM, katanya.
Dan terbukti sebelum sehari Ramdahan para pedagang yang dibawah KPAB telah berpindah jualannya di dalam Alun-alun, bahkan jumlah pedagang pun bertambah.
(Red/Enjang)













