Banyumas Siap Gelar Pelaksanaan Pilkades Serentak di Tahun 2027

- Kontributor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas, Tribuncakranews.com — Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 di Kabupaten Banyumas terus disempurnakan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 serta kondisi nyata di lapangan. Sebanyak 259 desa atau mayoritas dari total 301 desa di Banyumas akan menggelar pesta demokrasi ini pada gelombang pertama, disusul 15 desa pada tahun 2029, dan 27 desa sisanya pada tahun 2031.

Asisten Pemerintahan Pemkab Banyumas, Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si., ketika ditemui di ruang kerjanya menjelaskan,:/” Bahwa seluruh kepala desa yang menjabat saat ini akan berakhir masa jabatannya pada 31 Juli 2027. Berdasarkan aturan, batas maksimal pelantikan kepala desa baru adalah paling lambat tujuh hari setelah hari pemungutan suara. Jika pelantikan ditetapkan serentak pada 31 Juli 2027, maka pemungutan suara paling lambat jatuh pada 24 Juli 2027.

Tahapan berjalan berurutan: pendaftaran bakal calon, penetapan calon resmi, masa kampanye tiga hari, masa tenang tiga hari, pemungutan suara, hingga pelantikan. Tanggal pasti akan ditetapkan Bupati guna memastikan keseragaman waktu di seluruh desa. Jika pendaftaran kurang dari syarat atau hanya terdapat satu calon, masa pendaftaran dapat diperpanjang maksimal dua kali masing-masing tujuh hari guna memenuhi ketentuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aturan Perangkat Desa yang Maju Calon Tetap Berlaku Meski Dikaji Ulang

Terkait aturan perangkat desa yang mencalonkan diri, ditegaskan bahwa ketentuan wajib mengundurkan diri saat ditetapkan sebagai calon resmi masih berlaku sepenuhnya hingga ada keputusan hukum yang berbeda. Saat ini aturan tersebut sedang diajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.

Baca Juga:  Satlantas Polres Boyolali Laksanakan Inspeksi Keselamatan Kendaraan Dalam Rangka Operasi Keselamatan Candi 2026

“Pengunduran diri dilakukan saat statusnya sudah ditetapkan sebagai calon, bukan saat mendaftar, karena masih ada kemungkinan berkas tidak lolos verifikasi. Aturan ini dibuat agar tercipta suasana yang kondusif: jika terpilih tidak ada gesekan internal, dan jika tidak terpilih tidak tercipta suasana kerja yang tidak nyaman,” jelas Nungky.

Berdasarkan Pasal 42 PP Nomor 16 Tahun 2026, perangkat desa yang maju calon wajib mengajukan izin cuti saat mendaftar, dan wajib mengundurkan diri secara permanen begitu ditetapkan sebagai calon resmi.

Strategi Jaga Harmoni dan Antisipasi Efisiensi Anggaran

Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga keharmonisan selama proses berlangsung:

Menerapkan aturan secara tegas dan transparan, jelaskan bahwa pengunduran diri adalah ketentuan hukum bukan penilaian pribadi. Sosialisasikan bahwa persaingan hanya berlaku saat masa kampanye dan pemungutan suara, pasca pemilihan seluruh elemen wajib kembali bersatu. Bangun pendekatan kelembagaan agar hubungan kerja tidak tercampur urusan politik pribadi. Siapkan pendampingan pasca pelantikan untuk menyatukan visi pembangunan desa

Di tengah kondisi efisiensi anggaran dan penyesuaian alokasi Dana Desa yang berdampak pada minat sebagian calon, Pilkades tetap wajib dilaksanakan sesuai undang-undang. Penurunan anggaran justru diharapkan memicu semangat calon pemimpin untuk berinovasi dan menggali potensi pendapatan asli desa agar pembangunan tetap berjalan.

“Dengan persiapan yang matang dan kesadaran bersama, kami yakin Pilkades 2027 nanti berjalan tertib, aman, transparan, dan tetap menjaga kerukunan antarwarga serta pemerintahan desa,” pungkasnya.

Rincian jadwal teknis lengkap akan disusun dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pilkades yang saat ini sedang dibahas bersama DPRD Kabupaten Banyumas.

 

Penulis : Iwan

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sragen Gelar Operasi Sarang Narkoba, Pengunjung Karaoke Jalani Tes Urine Acak
Bobol Outlet Ayam Crispy di Kudus, Pemuda 18 Tahun Gasak 4 Tabung Elpiji hingga Minyak Goreng
Resmi Berganti !  Ini Pesan AKBP Damus Asa dan Komitmen AKBP Rosana Albertina Labobar Pimpin Polres Gunungkidul
Kurang dari 1×24 Jam, Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Mobil di Gereja Kartasura
Nyaris Kabur Tinggalkan Sragen, Pelaku Penggelapan Honda Scoopy Diciduk Tim URC di Bus
Modus!! Pengangsu BBM Jenis Pertalite di Secang Berganti Unit Terus Beroprasi Sebut Sudah Berkoordinasi
Lahirkan “Deklarasi Bali”, Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Proyek Jalan Rp11,7 Miliar di Kulon Progo Disorot! Pengadukan Beton Pakai Ekskavator, Retak Memanjang Jadi Pertanyaan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Polres Sragen Gelar Operasi Sarang Narkoba, Pengunjung Karaoke Jalani Tes Urine Acak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Bobol Outlet Ayam Crispy di Kudus, Pemuda 18 Tahun Gasak 4 Tabung Elpiji hingga Minyak Goreng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Resmi Berganti !  Ini Pesan AKBP Damus Asa dan Komitmen AKBP Rosana Albertina Labobar Pimpin Polres Gunungkidul

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Tim URC Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Pencurian Mobil di Gereja Kartasura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Nyaris Kabur Tinggalkan Sragen, Pelaku Penggelapan Honda Scoopy Diciduk Tim URC di Bus

Berita Terbaru