Banyumas | Tribuncakranews.com – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan mulai pada 18 Februari 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Selasa malam (10/2/2026).
Operasi ini dilakukan guna menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif agar umat Muslim di Banyumas dapat menjalankan ibadah puasa serta salat tarawih dengan khusyuk.
Sasaran operasi meliputi pengamen jalanan (manusia api) di perempatan jalan, tunawisma, serta penjual minuman beralkohol (minol).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan apel pengarahan yang dipimpin Kabid Trantibum Satpol PP Banyumas, Didit, didampingi Kapokja Bidang Trantibum Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Nugroho, S.H., M.H. Dalam arahannya, Didit menekankan bahwa operasi dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Operasi ini merupakan bentuk penghormatan menyambut Bulan Ramadhan 1447 H. Satpol PP hadir untuk memberikan kenyamanan dan kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah. Penertiban dilakukan secara humanis dengan pendataan dan pembinaan,” ungkap Didit.
Operasi dimulai di Perempatan Martadiredja (Kali Putih), di mana petugas mengamankan satu orang pengamen api untuk didata dan dibina. Selanjutnya, petugas memberikan Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada Outlet 23, salah satu penjual minol di sekitar lokasi.
Tim kemudian bergerak ke salah satu hotel di kawasan Kompleks Andhang Pangrenan yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung melalui aplikasi Michat. Pihak manajemen hotel mendapat teguran langsung agar turut mengawasi aktivitas tamu dan mencegah praktik ilegal tersebut.
Pada titik terakhir, petugas mengamankan lima botol minuman keras dari sebuah warung di Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas. Ironisnya, warung penjual miras tersebut berada tepat di sebelah selatan Gedung Balai Desa Jipang.
Kasatpol PP Banyumas, Kristianto, A.P., melalui Sekretaris Dinas Satpol PP Banyumas, Guntur, S.TIP., menyampaikan bahwa operasi Pekat akan terus digencarkan.
“Walaupun hasil penindakan malam ini belum maksimal, khususnya terkait minol, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan. Bahkan, saat Ramadhan berlangsung, operasi Pekat akan lebih sering dilaksanakan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” tegas Guntur. Iwan
Penulis : Redaksi













