Sleman Tribuncakranews.com – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hal tersebut disampaikan Danrem saat menjadi narasumber dalam podcast TVRI Yogyakarta bertema “Pencapaian Program Teritorial TNI AD Secara Umum dan di Wilayah” yang berlangsung di Studio 2 TVRI Yogyakarta, Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jumat (14/8/2026).
Podcast tersebut menjadi ruang dialog sekaligus sarana untuk memperkenalkan kepada masyarakat berbagai program pembinaan teritorial TNI AD yang dilaksanakan Korem 072/Pamungkas bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain Danrem 072/Pamungkas, hadir sebagai narasumber Kabid Pemberdayaan Masyarakat DIY Andriyan Muyanto, S.H., M.A. Kegiatan turut dihadiri Kepala Stasiun TVRI Yogyakarta Akhbar Sahidi, S.Sos., Ketua Tim Pelaksana Produksi Current Affair TVRI Yogyakarta Siwi Lungit, Kapenrem 072/Pamungkas Mayor Inf Suwito, serta Pasiter 072/Pamungkas Mayor Caj Wahyu Aprilianti.
Dalam dialog tersebut, Brigjen TNI Yuniar menjelaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan salah satu bagian penting dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pelaksanaannya dilakukan melalui tiga metode utama, yakni Komunikasi Sosial, Pembinaan Ketahanan Wilayah, dan Bakti TNI.
“Pembinaan teritorial pada hakikatnya adalah upaya membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan kebersamaan itu, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat kita hadapi dan selesaikan secara bersama-sama,” jelas Danrem.
Kehadiran TNI dalam membantu masyarakat juga memiliki landasan konstitusional dan peraturan perundang-undangan, termasuk dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satunya membantu pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah program nyata Korem 072/Pamungkas turut menjadi pembahasan, di antaranya pembangunan Jembatan Garuda, penyediaan akses air bersih, rehabilitasi panti asuhan, hingga program penghijauan.
Dalam pembangunan Jembatan Garuda, Korem 072/Pamungkas bersama jajaran dan berbagai pihak terus menghidupkan semangat gotong royong. Dari target pembangunan 127 jembatan, sekitar 40 jembatan berada di wilayah Korem 072/Pamungkas.
“Gotong royong bukan sekadar meringankan pekerjaan. Lebih dari itu, gotong royong mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa persatuan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun serta harmonis,” ungkapnya.
Danrem juga menyampaikan program rehabilitasi panti asuhan sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat melalui Karya Bakti TNI. Program tersebut bahkan berhasil meraih penghargaan tingkat nasional dengan predikat Juara Harapan I.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen Korem 072/Pamungkas untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga melalui berbagai upaya yang mendukung pembangunan, ketahanan pangan, penyediaan fasilitas umum, pemenuhan kebutuhan air bersih, serta pelestarian lingkungan.
(Penrem072Pmk)














