Semarang, Tribuncakranews.com – Peristiwa tanah longsor terjadi pada Senin dini hari, 15 Februari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB, di kawasan Perumahan Grand Panorama, Jalan Kalipepe I RT 13 RW 01, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Longsor berasal dari talut perumahan yang ambruk akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Material longsoran berupa tanah dan puing bangunan menimpa satu unit rumah warga yang berada di bawah kawasan Perumahan Grand Panorama, tepatnya di wilayah RT 04 RW 01, Kelurahan Pudakpayung.
Rumah tersebut diketahui milik Febri Bayu Permana (Febri). Akibat kejadian ini, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding dan struktur bangunan. Beruntung, seluruh anggota keluarga yang berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca-kejadian, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga terdekat guna menghindari potensi longsor susulan. Warga sekitar turut bergotong royong membantu proses evakuasi serta menyelamatkan barang-barang milik korban yang masih dapat digunakan.
Warga berharap pemerintah setempat dan instansi terkait segera melakukan peninjauan lokasi serta mengambil langkah penanganan lanjutan. Pasalnya, kondisi talut di kawasan perumahan tersebut dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga, khususnya yang bermukim di wilayah bawah perumahan di Kecamatan Banyumanik. Red/Alfa (*)













